#bankindonesia#difabel

BI Lampung Serahkan Bantuan Alat Usaha ke Kelompok Difabel

BI Lampung Serahkan Bantuan Alat Usaha ke Kelompok Difabel
BI menyerahkan bantuan sosial kepada Yayasan Langit Sapta Bandar Lampung dan Yayasan Sanggar Batik Tulis Lampung Shiha Ali Tulang Bawang secara virtual, Jumat, 6 Agustus 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung menyerahkan bantuan ke yayasan difabel guna meningkatkan sarana pendukung keterampilan, kemandirian, dan pengembangan usaha di tengah pandemi covid-19. Bantuan tersebut merupakan program BI Appreciation dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan ke-76 RI dan HUT 68 tahun BI.

Bantuan yang diberikan terdiri dari paket alat usaha kuliner, perbengkelan, dan membatik.  

Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan dedikasi untuk mendorong kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Kepedulian sosial ini melalui tiga pilar utama yakni; Pertama, peningkatan kapasitas ekonomi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kedua, pengembangan sumberdaya manusia (SDM) unggul dan pemahaman publik. Ketiga, pilar kepedulian sosial.

"BI mendorong kepedulian sosial dengan memberikan bantuan dalam bentuk sarana pengembangan kemandirian kepada komunitas difabel di Provinsi Lampung, yakni melalui Yayasan Langit Sapta Bandar Lampung dan Yayasan Sanggar Batik Tulis Lampung Shiha Ali Tulang Bawang," katanya secara vitual, Jumat, 6 Agustus 2021.

Baca: BI Sebut PPKM Pengaruhi Permintaan dan Daya Beli Masyarakat

 

Yayasan Langit Sapta Bandar Lampung memiliki pembinaan kaum difabel melalui Dapur Difabel dan Bengkel Difabel. Dapur Difabel merupakan sarana praktik kerja bagi penyandang disabilitas yang memiliki minat di bidang kuliner. Sementara Bengkel Difabel adalah sarana praktek kerja bagi penyandang disabilitas yang memiliki minat dibidang krajinan tangan dan perakitan benda.

Sedangkan Yayasan Sanggar Batik Tulis Lampung Shiha Ali Tulang Bawang merupakan komunitas pengrajin batik terdiri dari para penyandang disabilitas. Komunitas difabel ini sudah bisa menghasilkan batik Lampung yang berkualitas bahkan melakukan penjual baik tingkat lokal maupun nasional. Mereka juga kerap mengikuti berbagai festival baik nasional maupun internasional.

"Diharapkan mampu untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mendukung kemandirian penyandang difabel," katanya.

Dewan Penasehat Ikatan Istri Pegawai BI, Sylvie Dody Budi Waluyo mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat sinergi bagi pemulihan ekonomi nasional dan aktif dibidang sosial.

"Dengan bantuan ini harapannya mandiri dan produktif mengembangkan usahanya. Kemudian juga membuka hati semua pihak untuk terus peduli meringankan beban orang lain," katanya.

Sementara itu, Pengelola Yayasan Langit Sabta Bandar Lampung, Sabta Rini mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan tersebut.

"Sinergi dari BI dan pemerintah membuat banyak peluang untuk membantu teman-teman difabel terus mandiri dan berkembang," katanya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait