#seranganberuang#beritalampung

Warga Pringsewu Diserang Beruang di Hutan Register 21

Warga Pringsewu Diserang Beruang di Hutan Register 21
Daharun korban serangan beruang dalam perawatan di RS mitra Husada. Istimewa


Pringsewu (Lampost.co) – Seekor beruang menyerang Daharun (67), di areal hutan kawasan register 21, Senin, 19 April 2021, sekitar pukul 15.30 WIB. Akibatnya, pria warga Dusun Sukaherang, Pekon Kedaung, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu itu mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan di rumah sakit Mitra Husada Pringsewu.

Kapolsek Pardasuka, AKP Lukman Hakim, menjelaskan penyerangan binatang buas itu terjadi sangat cepat dengan menggigit dan mencakar wajah dan kepala korban. Daharun yang hanya sendirian di dalam kebun tidak dapat melawan. Saat korban sudah terluka parah beruang itu langsung pergi.

Kemudian korban berteriak minta tolong dan terdengar tetangganya, yaitu Tomi yang juga sedang di kebun. “Melihat kondisi korban yang dipenuhi luka, Tomi membawa korban ke rumahnya dan membawanya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan,” kata Lukman, Selasa, 20 April 2021.

Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau warga agar tidak beraktivitas di dalam hutan register. Selain itu pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Lampung yang mempunyai wewenang atas pengelolaan hutan tersebut.

Sementara itu, Camat Pardasuka, Titik Puji Lestari, mengatakan korban memiliki rencana untuk bermalam di hutan. Namun, saat itu air tidak mengalir sehingga korban berusaha menyusuri selang air untuk mengecek titik kerusakannya. “Saat itu lah korban diserang dari belakang,” ujarnya.

Menurut dia, hutan lindung tersebut memang masih banyak binatang buas. Bahkan sempat ada petani yang melihat harimau. Bahkan, penyerangan yang dilakukan binatang buas bukan untuk pertama kalinya. “Dulu juga sempat terjadi ada warga yang tangannya diserang, tetapi bisa melawan menggunakan golok dan binatangnya menjadi kabur,” kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait