#vaksinasi#covid-19#bandara

Berlaku di Bandara Lampung, Ini Aturan Perjalanan Terbaru di Masa Covid-19

Berlaku di Bandara Lampung, Ini Aturan Perjalanan Terbaru di Masa Covid-19
Bandara Internasional Raden Inten II Lampung. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 16 tahun 2022. SE terbaru itu mengatur ketentuan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) di masa pandemi covid-19.

PIC Corporate Communication Bandara Radin Inten II Lampung, Pujo Wusono mengatakan, ketentuan itu telah diberlakukan di Bandara Internasional Raden Inten II per Sabtu, 2 April 2022. 

"Dengan berlakunya SE ini, maka aturan sebelumnya telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," katanya, Selasa, 5 April 2022.  

Baca: Pelaku Perjalanan Bervaksin Lengkap di Lampung Dibebaskan dari Syarat PCR/Antigen

 

Berikut ketentuan PPDN sesuai dengan SE No. 16 tahun 2022;

1. Setiap orang yang melaksanakan perjalanan dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku

2. Setiap PPDN wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri

PPDN dengan moda transportasi udara, laut, dan darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia berlaku ketentuan sebagai berikut;

  • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau antigen
  • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1x24 jam atau hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan
  • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes PCR/antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan
  • PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi covid-19
  • PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes PCR/antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat

Selain ketentuan pelaku perjalanan dalam negeri, SE itu juga mengatur ketentuan prokes selama perjalanan sebagai berikut; 

  • Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M
  • Menggunakan masker kain tiga lapis atau masker medis.
  • Mengganti masker secara berkala setiap empat jam dan membuah limbah masker di tempat yang disediakan
  • Mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer
  • Menjaga jarak minimal 1,5 meter dan menghindari kerumunan
  • Tak diperkenankan bicara satu arah atau dua arah melalui telepon atau secara langsung sepanjang perjalanan
  • Tak diperkenankan makan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari dua jam, kecuali orang yang wajib konsumsi obat dan lain-lain
EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait