#pungli#beritalampung

Berkas Kasus Nirwan Yustian dan Edi Efendi Belum Lengkap

Berkas Kasus Nirwan Yustian dan Edi Efendi Belum Lengkap
OTT Pungli. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Berkas perkara dua tersangka kasus pungutan liar di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Lampung hingga kini belum lengkap. Dokumen kasus tersebut masih dalam proses melengkapi kekurangan formal dan nonformal.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Erik Yudistira, berkas masih harus dilengkapi Unit Tipikor Satreskrim Polresta Bandar Lampung atas petunjuk jaksa. Semua petunjuk harus dilengkapi alat bukti dan perbuatan kejahatan yang nyata.

Kasus pungli di PMPTSP terungkap lewat operasi tangkap tangan (OTT), 29 September 2020. Aparat menyita uang sebesar Rp25 jut, 5 unit telepon genggam, 1 berkas surat permohonan izin, surat izin pemanfaatan air tanah (SIPA) untuk pengeboran PT Lautan Teduh Interniaga dan 2 tanda terima berkas permohonan Izin Lautan Teduh Interniaga.

Kasus tersebut menyeret dua tersangka, yaitu Nirwan Yustian (mantan Kabid Penyelenggara Perizinan dan nonperizinan) dan bawahannya Edi Efendi sebagai staf fungsional. Nirwan Yustian terjerat Pasal 12 Huruf E UU No. 21 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Sementara kepada Edi Efendi dikenakan Pasal 12 Huruf E UU no 21 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 51 KUHP.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait