Koronacoronavirussekolahkuota

Berharap Bantuan Kuota Internet dari Pemerintah

( kata)
Berharap Bantuan Kuota Internet dari Pemerintah
Ilustrasi. Dok. MI


BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Selama pandemi Covid-19 terjadi, pemerintah melarang sekolah menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka. Semua kegiatan belajar beralih ke dalam jaringan (daring) yang membutuhkan kuota internet.

Hal itu menjadi kebutuhan kuota internet Rahma, seorang pelajar yang bersekolah di salah satu SD Negeri di Bandar Lampung meningkat. Padahal ekonomi keluarganya saat ini turut terdampak pandemi yang terjadi.

Ayahnya adalah seorang pedagang pakaian di pasar Bambu Kuning sedangkan ibunya hanya turut membantu berdagang. Pandemi Covid-19 membuat dagangan orang tuanya pun sepi pembeli.

Kedua orang tuanya mengaku senang saat mendengar kabar pemerintah pusat akan menyalurkan kuota gratis untuk pelajar. Dengan kondisi ekonomi yang melemah, hal itu dirasa seperti angin segar.

Biasanya dalam sehari ia menghabiskan kuota sebanyak 2-3 GB dalam sehari. Untuk itu orang tua Rahma harus menghabiskan Rp20-30 ribu untuk keperluan pembelajaran Rahma.

Penyaluran tahap I telah dilakukan pada 18-20 September lalu. Mendengar kabar itu, senang sekaligus cemas menunggu notifikasi di handphonenya. Namun, sampai akhir periode tahap I itu kuota yang ditunggu tak kunjung didapat.

"Ada sebagian teman yang sudah dapat, tapi aku belum. Kata guru masih diproses," tutur warga Tanjung Karang Barat itu.

Dengan masih menyimpan harap, Rahma menunggu jadwal penyaluran tahap II yang dijadwal pada 28-30 September. Sambil menunggu, kadang ia belajar daring memanfaatkan tethering hotspot kakak atau orang tuanya.

Kecemasan Rahma meningkatkan mengalahkan harapnya ketika hari pertama penyaluran tahap II belum juga ada pemberitahuan bantuan kuota edukasi.

Ia khawatir jika tidak mendapatkan bantuan itu. Meski begitu, ia tetap yakin akan mendapatkan kuota itu. Rahma harap ia bisa segera mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat itu.

"Ingin secepatnya dapat, biar belajarnya lancar tidak terkendali kuota internet lagi," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Berita Terkait


Komentar