#sidang#kalapas#beritalampung#berbelit

Berbelit di Sidang, Hakim Minta Marzuli Diproses Beri Keterangan  Palsu

Berbelit di Sidang, Hakim Minta Marzuli Diproses Beri Keterangan  Palsu
Berbelit di Sidang, Hakim Minta Marzuli Diproses Beri Keterangan  Palsu. (Foto:Lampost/Febi Herumanika)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan  Tinggi Lampung menghadirkan Marzuli Yusnus, saksi utama perkara kasus narkotika jaringan Lapas Kalianda, terdakwa atas nama Muchlis Adjie (mantan Kalapas) kembali digelari di Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungakrang, Senin (5/11/2018).

Dalam kesaksian Marzulyi, hakim menilai saksi tersebut banyak berbohong dalam memberikan keterangan, bahkan beberapa kali Hakim Anggota Pastra Joseph Ziraluo menyuruh Jaksa Penuntut Umum untuk mengenakan saksi Marzulyi dengan keterangan sumpah palsu.

"Kenapa kok bisa bebas seperti keluar masuk, bangun blok, bak mandi, bebas memasukkan wanita yang bukan istri sahnya, bebas memasukkan narkoba kenapa kamu kok begitu bebasnya," kata Hakim Pastra Joseph.

Mendengar pertanyaan itu, Marzuli terdiam dan tidak menjawab. "Kamu jangan putar-putar, saya ikutin terus, ini buka pertanyaan menjebak tapi kamu sendiri yang membuka ceritanya," kata Hakim.
"Jawab ada apa?, Kenapa nggak dijawab," kata hakim.

Hakim juga mengatakan mengapa pegawai lapas segitu bodohnya tidak melakukan pemeriksaan terhadap perempuan yang  dimasukkan saksi kedalam lapas, hal ini menjadi pertanyaan.

"Pak Jaksa tolong dia (Saksi Marzuli) ini diproses memberi keterangan saksi palsu di persidangan," kata Hakim Pastra Joseph Ziraluo. Ucapan itu keluar lantaran saksi tidak pernah menjawab pertanyaan Majelis hakim. Marzuli juga dinilai berbelit-belit oleh tiga hakim yang meminta kesakitan dari saksi Marzuli.

"Tidak ada artinya kamu pasang badan dalam perkara ini, Kamu nggak mau cerita lagi kenapa dia (terdakwa) ditangkap, kamu tidak menjawab pertanyaan hakim,  berarti ada sumpah palsu disini," kata Majelis.

Hakim Pastra Joseph Ziraluo kembal menanyakan Kenapa Oksa mau memasukkan barang (narkotika) tersebut? Marzulyi lagi lagi tidak mengatakan kebenaran yang terjadi dan menjawab, karena saksi tidak menjawab hakim lantas menyebut jika kerjasama yang dilakukan begitu kuat dan dapat diartikan Keja sama asudah sedemikian rupa dan akrab yang dilakukan saksi. Hakim kembali menegaskan jika saksi memberi keterangan palsu, " jaksa tolong diproses ini sumpah palsu," kata hakim.

Hakim ketua Mansur juga menegaskan jika keterangan yang diberikan oleh saksi tidak jujur karena dilihat dari mata saat memberi penjelasan dipersidangan. " Keliatan mata mu nggak jujur Marzuli, kamu itu saksi dalam perkara ini buka terdakwa," kata Mansur.

EDITOR

Febi Herumanika


loading...



Komentar


Berita Terkait