#demolondon#covid-19london#beritainternasional

Bentrokan Pecah saat Demo Larangan Covid-19 di London

( kata)
Bentrokan Pecah saat Demo Larangan Covid-19 di London
Seorang perempuan terjatuh saat polisi berusaha membubarkan demonstran di Lapangan Trafalgar, London, Inggris, 26 September 2020. (Justin Tallis/AFP/Getty)


London (Lampost.co): Polisi bentrok dengan demonstran dalam sebuah aksi protes menentang aturan seputar pandemi virus korona (covid-19) di London, Inggris, Sabtu 26 September. Petugas menggunakan pentungan untuk membubarkan massa, setelah botol air dan benda lainnya dilemparkan pengunjuk rasa ke arah polisi di Lapangan Trafalgar.
 
Dikutip dari BBC, Minggu 27 September 2020, sedikitnya tiga pedemo dan sembilan polisi terluka dalam bentrokan di London. Sebanyak 16 orang juga ditangkap selama berlangsungnya bentrokan.
 
Kepolisian Metropolitan London menegaskan, aksi protes harus dihentikan karena para demonstran tidak mematuhi aturan menjaga jarak sosial (social distancing). Dalam aksi protes ini, ribuan orang berkumpul di jantung kota London, dan banyak dari mereka tidak mengenakan masker.

Aksi protes sebenarnya diizinkan Pemerintah Inggris di tengah pandemi, namun para pengunjuk rasa diwajibkan menjaga jarak sosial serta mematuhi protokol kesehatan lainnya. Koordinator acara juga harus menyerahkan dokumen penilaian risiko covid-19 ke otoritas setempat.
 
Inggris membatasi maksimal enam orang dalam hal perkumpulan massa di tengah pandemi, dengan adanya beberapa pengecualian.
 
Dalam aksi protes di Trafalgar, polisi menahan beberapa orang yang melempari mereka dengan botol air. Beberapa dari demonstran berteriak, "tolong pilih ada di kubu mana Anda semua."
 
Dua polisi membutuhkan perawatan medis akibat terluka di tengah bentrokan. Aparat keamanan membalasnya dengan memukulkan pentungan, yang berujung pada terlukanya sejumlah pedemo.
 
Wali Kota London Sadiq Khan mengaku geram atas terjadinya bentrokan di ibu kota Inggris. "Perilaku kasar beberapa demonstran telah melukai aparat kepolisian dan mengancam keselamatan kota kita, yang sedang berada di momen kritis dalam perang melawan virus ini," ucap Khan.
 
"Kita tidak dapat membiarkan pengorbanan warga London dirusak sekelompok kecil demonstran," sambungnya.
 

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...


Berita Terkait



Komentar