#beritalampung#beritalampungterkini#pelantikandekanfkipunila#unila

Plt Rektor Tidak Bisa Melantik Dekan

Plt Rektor Tidak Bisa Melantik Dekan
Rektorat Unila. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Surat Edaran (SE) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 1 Tahun 2021  tentang Kewenangan Pelaksana Harian (Plh) dan Pelaksana Tugas dalam Aspek Kepegawaian menjadi alasan belum dilantiknya dekan FKIP Universitas Lampung (Unila) terpilih periode 2022—2026, Sunyono, belum dapat terlaksana. Sebab, plt tidak bisa mengangkat, memindahkan, dan memberhentikan pegawai.

Plt Rektor Universitas Lampung (Unila) Mohammad Sofwan Effendi meyatakan hal itu menanggapi Dekan FKIP Unila terpilih periode 2022—2026,Sunyono. Menurut dia, belum bisa melantik Sunyono karena terbentur SE BKN tersebut.

Baca juga: Dinkes Lampung Minta Daerah Kebut Vaksinasi 

Dalam SE tersebut menyebutkan pelaksana harian (plh) atau pelaksana tugas (plt) tidak berwenang melakukan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai. Plh dan plt tidak berwenang mengambil keputusan dan/atau tindakan pada aspek kepegawaian yang meliputi pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai.

"Terkait dekan FKIP yang belum dilantik hanya masalah regulasi dan kewenangan plt rektor itu di dalam Surat Edaran BKN Nomor 1 Tahun 2021, tidak berhak mengangkat, memindahkan, dan memberhentikan pegawai," katanya, Sabtu, 24 September 2022.

Dia mengaku sudah bersurat ke Kemendikbudristek untuk mendelegasikan Kemendikbudristek atau pejabat Unila melantik dekan FKIP. "Nanti tunggu apakah dilantik oleh mereka atau didelegasikan kepada salah satu pejabat Unila karena yang berhak adalah yang definitif (rektor terpilih). Hanya masalah teknis saja dan masalah regulasi," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait