#pkl#penertiban

Belasan PKL di Taman Kota Liwa Lambar Ditertibkan

Belasan PKL di Taman Kota Liwa Lambar Ditertibkan
Petugas menertibkan PKL yang mangkal di Taman Kota Liwa, Lambar, Minggu, 13 Februari 2022. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal di sekitar Taman Kota Liwa. Penertiban dilakukan dalam rangka penataan wilayah yang lebih baik. 

Penertiban PKL dilaksanakan tim gabungan Satpol PP, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kecamatan Balikbukit, dan Kelurahan Pasar Liwa.

Kepala Satpol PP Lambar, Haiza Rensa mengatakan, penataan di Taman Kota Liwa itu menyasar mereka yang menggelar dagangannya di pinggir jalan sehingga dinilai mengganggu lalu lintas, keindahan, dan kerapian wilayah tersebut.

"Ada sekitar 19 PKL yang ditertibkan karena mereka mangkal dipinggir jalan sekitaran taman yang dinilai akan mengganggu arus lalu lintas. Mereka kini telah dialihkan ke jalur arah kantor polsek lama," kata Haiza, Minggu, 13 Februari 2022. 

Baca: Pemkot Diminta Tertibkan Pelapak Bandel di Tepi Jalan Pasar Waykandis Bandar Lampung

 

Pada umumnya, para pedagang itu merupakan penjual keliling. Mereka dipersilakan berjualan di sekitaran Taman Kota Liwa dengan syarat tidak mangkal di pinggir jalan atau trotoar.  

"Selain menertibkan PKL di lokasi tersebut, kami juga mengedukasi para pedagang di seputaran Taman Hamtebiu. Mereka diminta agar menjaga kebersihan di lokasi tersebut," kata dia.

Sementara itu, Camat Balikbukit, Mat Suhyar menyebut pemindahan para PKL bertujuan untuk membebaskan arus jalur lalu lintas di area tersebut agar tidak terhambat. 

"Mereka semua menerima untuk dipindahkan," kata dia.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperindag Lambar, Sri Hartati. Ia mengaku mengapresiasi para pedagang yang mau ditertibkan.

"Alhamdullilah mereka semua menerima dan langsung pindah," kata Sri.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait