#Korupsi#Alay

Belasan Aset Terpidana Alay di Natar Digarap Warga

Belasan Aset Terpidana Alay di Natar Digarap Warga
Sebanyak 17 titik aset terpidana Alay di Natar digarap warga. Lampost.co/Febi


Kalianda (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi Lampung menyatakan ada 17 titik aset milik terpidana korupsi Sugiharto Wiharjo alias Alay di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Dari penelusuran Lampost.co, aset-aset tersebut telah dipasang papan pengumuman akan dilakukan lelang oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Aset puluhan hektare milik terpidana hukuman 15 tahun serta denda Rp119 miliar itu sebagian telah digarap warga dijadikan kebun jagung.

Baca juga: 31 Bidang Tanah Milik Alay Dilelang

Letak lahan tersebut sangat strategis, tepatnya tidak jauh dari Jalan Lintas Sumatra di Kecamatan Natar. Dari Jalan Raja Wali, Candi Mas, hanya butuh perjalanan sekitar satu kilometer menuju lokasi.

Di lokasi setidaknya ada tiga papan pengumuman bertuliskan tanah dan atau bangunan ini dirampas/disita oleh negara berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 510 K/PID.SUS /2014 tanggal 21 Mei 2014 atas nama terpidana Sugiharto Wihardjo alias Alay, dan berada dalam penguasaan Kejaksaan Negeri Bandar Lampung pusat pemulihan aset Kejagung.

Mengenai hal tersebut Kasi Penerangan Hukum Kejati Lampung, Andrie W Setiawan membenarkan setidaknya ada 17 titik aset alay di kecamatan Natar yang telah disita berdasarkan putusan MA. Ia mengatakan aset tersebut masuk dalam aset barang rampasan yang ada di dalam putusan MA 510 bukan sebagai uang pengganti.

Terkait lahan tersebut banyak yang digarap warga, pihaknya menegaskan kejaksaan tidak pernah mengeluarkan izin apa pun kepada masyarakat menggunakan aset tersebut.

"Kami tidak pernah mengeluarkan izin apapun kepada masyarakat untuk mengunakan aset tersebut," kata mantan Kasi Intel Kejari Bandar Lampung ini.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait