#UTBK#SBMPTN#UNILA#PENDIDIKAN

Beda Sistem, UTBK SBMPTN Unila Pastikan Aman dari Joki

Beda Sistem, UTBK SBMPTN Unila Pastikan Aman dari Joki
Humas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila Muhamad Komarudin saat ditemui di ruangannya, Bandar Lampung, Selasa, 17 Mei 2022. (Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho)


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Untuk menghindari kecurangan peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) yang bisa dioperasikan joki dari luar lokasi, Humas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila Muhamad Komarudin memastikan sistem Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN ) dibuat dengan sistem yang berbeda. Hal itu tidak memungkinkan joki seperti calon aparatur sipil negara (CASN) melakukan kecurangan. 


"Kalau di kami kan bukan pakai browser ya jadi gak bisa di-remote. Jadi memang aplikasi yang memang dia tidak bisa digunakan untuk aplikasi yang lain terbuka bersama. Jadi, sistemnya berbeda," katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa 17 Mei 2022. 

Komarudin menjelaskan secara detail tidak mungkin dilakukan sistem remote karena hanya aplikasi tunggal dan tidak bisa ada aplikasi yang lainnya saat membuka sistem aplikasi SBMPTN tersebut. 

"Jadi langsung nge-lock, dikunci berbeda aplikasi yang berjalan di atas browser atau yang lainnya  juga bisa berjalan sehingga aksesnya bisa dihidupkan. Kalau yang di kami tidak bisa dihidupkan karena hanya aplikasi itu yang bisa," ujar dia. 

Komarudin mengatakan untuk hari pertama ini tidak ada bentuk perjokian dalam bentuk menggantikan seseorang dan sejenisnya.

"Hingga kini belum ada laporan terkait perjokian sistem remote atau menggunakan teknologi lainnya yang digunakan untuk melakukan praktik kecurangan," katanya.

Komarudin menambahkan apabila ada kecurangan yang tertangkap, Unila hanya menjadi perpanjangan tangan dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang mana kasus tersebut akan diserahkan ke pusat.

"Kalau ada kami laporkan panitia pusat sebagai bentuk kewenangan di panitia, tidak langsung ke kepolisian," pungkasnya. 

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait