#pajak#penerimaanpajak#beritalampung

Penyerapan Pajak Bandar Lampung Menggembirakan

Penyerapan Pajak Bandar Lampung Menggembirakan
Kepala Bidang (Kabid) Pajak BPPRD Bandar Lampung, Andre Setiawan. Lampost.co/Deta Citrawan


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sampai dengan pertengahan bulan september 2019 ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor realisasi pajak dilingkup Kota Bandar Lampung rata-rata sudah tercapai 50 persen bahkan lebih.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung Yanwardi, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pajak, Andre Setiawan mengatakan data realisasi pajak dari berbagai sektor mengalami peningkatan. "Realisasi untuk pajak restoran sampai saat ini sudah tercapai 61 persen, kemudian hiburan realisasinya 34 persen dan parkir ini cukup signifikan sudah mencapai 56 persen," ujarnya saat ditemui diruangannya, Kamis, 19 September 2019.

Meskipun demikian, kata dia, untuk beberapa realisasi pajak terdapat yang belum dapat dikatakan memuaskan. "Untuk hotel dan reklame memang belum menggembirakan masih di bawah 60 persen," kata dia.

Walau begitu, menurutnya terjadinya peningkatan pada realisasi pajak dibeberapa sektor itu didukung dengan adanya penerapan tapping box sejak akhir 2018 lalu. "Dengan adanya tapping box ini pertumbuhan realisasi sudah cukup signifikan di antaranya restoran, hiburan, parkir dan hotel. Hotel juga pertumbuhan realisasinya sudah 21% per 17 September 2019," ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan, untuk target pajak ditahun 2019 ini seperti hotel sebesar Rp52 miliiar, restoran Rp100 miliiar, tempat hiburan Rp35 miliiar, reklame Rp41 miliiar dan parkir Rp6,4 miliiar.

Kendala yang kerap terjadi terhadap para pelaku usaha agar taat dalam pembayaran pajak. Namun pihak Dinas tetap lakukan tindakan secara persuasif tentang manfaat serta kewajiban pelaku usaha terhadap pajak.

"Kendala penagihan memang ada yaitu yang tidak mau menjadi WP dan tidak mau membayar sesuai dengan potensi. Secara aturan memang ada sanksi tapi selama ini kita masih secara persuasif dengan memberi teguran dan pengertian," kata dia.

"Upaya kita selain audit pajak terhadap wajib pajak yang belum sesuai antara potensi dengan jumlah setorannya, kita juga melakukan penagihan tunggakan atau piutang serta mendata ulang seluruh objek pajak secara intensif dan berkelanjutan," tambahnya.

Terakhir, pihaknya mengimbau kepada seluruh pelaku usaha agar taat dalam membayar kewajiban untuk pajak. Sebab dalam pajak itu nantinya akan menjadi PAD yang berfungsi, mendukung berbagai program Pemerintah Kota Bandar Lampung.

"Kita juga sampaikan terima kasih kepada pengusaha restoran, hotel, hiburan dan lain lain, yang sudah menyetorkan pajak sesuai ketentuan. Bagi yang belum kami imbau, ayolah kita turut andil dalam pembangunan Kota Bandar Lampung. Kita sama-sama dukung program pembangunan Pak Wali Kota baik di bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan yang sumber dananya dari pajak daerah ini," harapnya.

EDITOR

Deta Citrawan

loading...




Komentar


Berita Terkait