beacukai

Bea Cukai Targetkan Pendapatan Rp1,4 Triliun

( kata)
Bea Cukai Targetkan Pendapatan Rp1,4 Triliun
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat, Yusmariza. Lampost/Triyadi Isworo 


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kementerian Keuangan RI Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagpar) terus meningkatkan koordinasi dan sinergi antar instansi serta perbaikan kualitas pelayanan kepada pemangku kepentingan (stakeholder) di Lingkungan kerjanya. Hal tersebut untuk mencapai target penerimaan sebesar Rp1,4 triliun pada 2020.

Sebelumnya di 2019, capaian kinerja penerimaan bea dan cukai nasional yakni Rp213,34 triliun dengan rincian Bea Masuk Rp37,44 triliun, Bea Keluar Rp3,48 triliun dan cukai Rp172,43 triliun. Kemudian kontribusi bea cukai Sumbagbar untuk Bea Cukai (CK) sebesar Rp1,389 triliun dengan rincian bea masuk Rp1,287 triliun, bea keluar Rp101 miliar dan cukai Rp203 juta. Sementara untuk kontribusi dari Pajak Dalam Rangka Impor (DPRI) sebesar Rp3,89 triliun dengan rincian PPN sebesar Rp3,11 triliun, PPnBM sebesar Rp96,86 juta dan PPH sebesar Rp783,37 miliar.

"Target 2020 penerimaan sekitar Rp1,4 triliun," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Sumbagparatera Bagian Barat, Yusmariza saat diwawancarai usai Coffee Morning di Aula Krui Swiss Belhotel Lampung, Kamis, 6 Februari 2020.

Kemudian ia mengatakan bahwa khusus kantor wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat lebih dari 90% didominasi oleh Bandar Lampung. Sementara di Bandar Lampung sendiri, ada sekitar 97% dari penerimaan bea masuk. Ia mengatakan di Bandar Lampung cukai hampir tidak ada potensi penerimaannya karena sentral produksi roko ada di Jawa yakni Jawa Timur dan Jawa Barat.

"Untuk pemasukan itu tergantung dari dinamika perdagangan, produksi, ekonomi dan kegiatan ekspor import," katanya

Sementara untuk penindakan dan pengawasan ada 1.219 surat bukti penindakan pada 2019, hal tersebut meningkat 15% dari tahun 2018. Untuk highlight 2019 ada15 Surat Bukti Penindakan (SBP) masuk penyidikan, 37.614.105 batang rokok ilegal, 17.028,6 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal, 2.305 butir ekstasi, 2.000 gram Methamphetamine.

"Mengamankan kerugian negara sebesar Rp17.460.371.000," katanya.

 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait