#bpom#obat#makanan

BBPOM Lampung Rilis Temuan Kasus Obat dan Makanan Tak Layak Edar Menurun  

BBPOM Lampung Rilis Temuan Kasus Obat dan Makanan Tak Layak Edar Menurun  
Lampost.co/ Deta


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung menjelaskan, sampai dengan awal tahun 2019 ini, terhitung sejak bulan Januari sampai dengan April, jumlah temuan obat dan makanan tidak sesuai ketentuan telah mengalami penurunan. 
 
Hal itu disampaikan oleh Kepala BBPOM Syamsuliani, saat menggelar konferensi pers di Aula BBPOM setempat, Selasa (30/4/2019). Ia mengatakan bahwa untuk awal tahun ini, pihaknya telah mengamankan obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan dengan nilai Rp300,4 juta. 
 
"Hasil Kegiatan Pengawasan Obat dan Makanan Balai Besar POM di Bandar Lampung selama periode Januari-April 2019 mencatat ada dua perkara Pro Justisia, dengan perolehan nilai sebesar Rp62.256.900 dan Rp300.426.000," ujarnya. 
 
Menurutnya, melaksanakan Pengawasan Obat dan Makanan secara rutin untuk menjamin produk obat dan makanan yang beredar aman digunakan dan tidak berisiko terhadap kesehatan. 
 
Dibandingkan dengan hasil pengawasan tahun 2018, lanjutnya, temuan obat dan makanan tidak memenuhi ketentuan, perkara yang ditangani secara Pro Justicia sebanyak 10 perkara, serta total nilai keekonomian obat dan makanan yang dimusnahkan senilai Rp12,8 miliar. 
 
"Di awal tahun 2019 jumlah item produk obat dan makanan yang ditemukan tidak memenuhi ketentuan mengalami penurunan, baik dari jumlah item maupun dari nilai keekonomian," lanjutnya. 
 
 

EDITOR

Deta Citrawan

loading...




Komentar


Berita Terkait