#bbm

BBM Oplosan Marak Beredar di Sragi Lamsel

BBM Oplosan Marak Beredar di Sragi Lamsel
Mobil warga mogok usai diisi BBM oplosan. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Masyarakat Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, diresahkan dengan maraknya peredaran bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax oplosan. Pasalnya, hal tersebut membuat kendaraan warga menjadi mogok.

Warga Desa Bandanhurip, Kecamatan Palas, M. Ali Hidayat, mengaku mobil pribadinya mogok setelah diisi pertamax. Dia menduga BBM yan didapatkan dari salah satu penjual sekitar Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi itu oplosan.

"Saya beli pertamax untuk mobil Rp200 ribu. Tapi, setelah itu mesin mobil bermasalah dan mogok," kata Ali, Kamis 18 Agustus 2022.

Dengan kondisi itu, dia pun membawa mobilnya ke bengkel. Mekanik bengkel menyebutkan tangki mobil terisi BBM oplosan.

"Dari bau BBM-nya memang beda, seperti bercampur minyak tanah. Warnanya juga tidak benih dan agak keruh," kata dia.

Sementara itu, pemilik kios BBM di Desa Baktirasa, Panjang, mengaku tidak pernah mengoplos BBM yang dijualnya. Dia pun mendapatkannya dari penjual BBM keliling asal Blambangan, Kecamatan Penengahan.

"Baru kali ini juga BBM saya dikomplain pembeli. BBM ini saya beli dari Kadir orang Blambangan. Katanya BBM itu langsung dari SPBU Siang Malam," kata dia. 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait