KASNASNpilkada

Bawaslu Teruskan Masalah Ketidaknetralan Dua ASN ke KASN

( kata)
Bawaslu Teruskan Masalah Ketidaknetralan Dua ASN ke KASN
dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bandar Lampung teruskan dugaan pelanggaran netralitas ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Anggota Bawaslu Bandar Lampung, Divisi penanganan dan Pelanggaran Yanhu Wiguno Sanyoto mengatakan  meneruskan kasus dugaan pelangaran Netralitas ASN ke KASN melalui Bawaslu Provinsi Lampung.

Dalam rapat Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dengan memutuskan tidak memenuhi dugaan pelanggaran Pidana pemilihan. Namun, pihaknya tetap akan meneruskan masalah netralitas ASN ke KASN.

"Tidak Memenuhi Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilihan. Tetapi Bawaslu tetap meneruskan dugaan pelanggaran netralitas ASN kepada instansi yang berwenang untuk memberikan sanksinya sebagaimana diatur dalam UU Nomor 5/2014 Tentang ASN, yaitu Komisi Aparatur Sipil Negara,"ujarnya kepada Lampost.co Senin 26 Oktober 2020.

Ia menambahkan, dalam memutuskan adanya pelanggaran kode etik dan kode perilaku pegawai ASN adalah KASN.  Sehingga, KASN berwenang untuk memeriksa dokumen terkait pelanggaran norma dasar serta kode etik dan kode perilaku pegawai ASN.

Sebelumnya, Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Bandar Lampung akan memutuskan dua perkara dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni Kepala Bappeda yakni Khaidar Mansah dan Lurah kemiling Permai Wanjaya 

Diduga kepala Bappeda turut menyebarkan foto pasangan calon kepala daerah (paslonkada) dan Lurah Kemiling Permai Wanjaya yang berfoto di depan posko pemenangan paslonkada. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait