#BANDARLAMPUNG

Bawaslu Surati Pemkot Agar Tertibkan APS Pemilu 2024

Bawaslu Surati Pemkot Agar Tertibkan APS Pemilu 2024
Ilustrasi. Dok. Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bawaslu Kota Bandar Lampung akan menyurati Pemerinta Kota Bandar Lampung agar menertibkan Alat Peraga Sosialisasi (APS) Pemilihan Umum Tahun 2024 di Kota Tapis Berseri.

Untuk diketahui bahwa berdasarkan pengawasan dan rekapitulasi hasil inventarisir Alat Peraga Sosialisasi (APS) Pemilihan Umum Tahun 2024 yang terpasang di wilayah Kota Bandar Lampung oleh Bawaslu ditemukan 474 APS dengan rincian 153 alat peraga sosialisasi calon Presiden,  291 alat peraga sosialisasi calon anggota DPR RI, 12 alat peraga sosialisasi calon anggota DPRD Provinsi, 17 alat peraga sosialisasi calon anggota DPRD kota, dan 1 alat peraga sosialisasi calon DPD.

Bawaslu Kota Bandar Lampung akan berkirim surat ke Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk menertibkan Alat Peraga Sosialisasi Pemilu 2024 yang terpasang di Kota Bandar Lampung.

"Terutama terhadap Alat Peraga Sosialisasi yang tidak sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor : 01 Tahun 2018 Tentang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum," ujar Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah, Minggu, 15 Januari 2023.

 Candra mengatakan, inventarisir APS pemilu 2024 pada setiap kecamatan juga diawasi datanya dan disusun dalam laporan alat peraga sosialisasi. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan data di tiap-tiap kecamatan, yakni:

1. Baliho sosialisasi pemilu 2024 terbanyak terpasang di Kecamatan Kedamaian sebanyak 10 baliho.

2. Spanduk sosialisasi pemilu 2024 terbanyak terpasang di Kecamatan Tanjung Senang sebanyak 49 spanduk.

3. Poster dan stiker sosialisasi pemilu 2024 terbanyak terpasang di Kecamatan Kedaton sebanyak 22 poster dan stiker.

Candra mengatakan sejak 09 Januari 2023 Bawaslu Kota Bandar Lampung telah menginstruksikan Panwaslu Kecamatan se-Kota Bandar Lampung melalui surat Nomor 07/PM.01.02/K.LA-14/01/2023 bahwa Ketua dan Anggota Panwaslu Kecamatan se-Kota Bandar Lampung untuk melakukan inventarisir Alat Peraga Sosialisasi Pemilu 2024 yang terpasang di wilayah Kota Bandar Lampung.

"Jadi kami berikan waktu sampai dengan 13 Januari 2023 untuk melakukan inventarisir APS tersebut yang nantinya ini sebagai bahan kami untuk disampaikan ke Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk ditertibkan" kata dia.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Bandar Lampung Yusni Ilham menegaskan bahwa setiap partai politik serta pemangku kepentingan pemilu memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat mengenai kedisiplinan atas aturan yang berlaku.

Partai politik juga secara internal harus mengingatkan kader dan anggota partainya masing-masing untuk menahan diri agar tidak melakukan berbagai kegiatan yang menjurus kepada aktivitas kampanye sebelum waktu yang ditetapkan.

Menurutnya, partai politik harus taat atas aturan yang ada, serta melakukan pengawasan pada bakal caleg. "Nanti kan ada waktu untuk peserta pemilu berkampanye yang akan dimulai 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024. Kami ingatkan ada sanksi pidana bagi peserta Pemilu yang melakukan kampanye di luar jadwal," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait