pilkadabawaslupelanggaran

Bawaslu Pesawaran Tangani 10 Dugaan Pelanggaran Pilkada

Bawaslu Pesawaran Tangani 10 Dugaan Pelanggaran Pilkada
Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran, Mutholib.


PESAWARAN (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran menangani 10 dugaan pelanggaran selama pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Kabupaten Pesawaran.

"Terhitung sejak 26 September awal kampanye sampai dengan 5 Desember memasuki masa tenang, ada 10 dugaan pelanggaran yang telah kita tangani, dengan rincian 2 temuan dan 8 laporan," jelas Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran, Mutholib, Kamis, 10 Desember 2020.

Ia mengatakan, 10 dugaan pelanggaran tersebut diantaranya, tiga laporan dugaan pidana pemilihan, empat pelanggaran administrasi, tiga Pelanggaran netralitas ASN dan Aparatur Desa, dan satu politik uang.

"Dari 10 itu 9 sudah diberikan sanksi, seperti netralitas ASN dua diantaranya mendapatkan sanksi administrasi sedang yang diberikan langsung oleh Komisi Aparatur Sipil Negara berdasarkan surat pemeriksaan yang kami sampaikan, sedangkan untuk money politic sampai dengan saat ini kami masih menanganinya," paparnya.

Dengan diberikan data ini, lanjutnya, bertujuan agar diketahui masyarakat luas terkait apa saja hasil penanganan pelanggaran yang telah ditangani oleh Bawaslu Pesawaran, dan sejauh mana pihaknya bertindak terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan maupun yang dilaporkan masyarakat.

"Pada dasarnya kami tidak pernah menolak segala bentuk laporan yang masuk ke kami, dan kami tetap memproses sesuai dengan peraturannya," tegasnya.

Dirinya berharap, kedepan masyarakat dapat turut andil dalam mengawasi dan melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang terjadi di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait