#pilkada#pemilu#politik#beritapesawaran

Bawaslu Pesawaran Cecar 10 Pertanyaan ke Cawabub Naldi Atas Dugaan Mobilisasi Massa

( kata)
Bawaslu Pesawaran Cecar 10 Pertanyaan ke Cawabub Naldi Atas Dugaan Mobilisasi Massa
Ketua Bawaslu Pesawaran Ryan Arnando


Pesawaran (Lampost.co): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran memberikan 10 pertanyaan kepada calon wakil bupati (cawabub) Pesawaran, Naldi Rinara, Senin, 5 Oktober 2020, terkait dugaan mobilisasi massa ke Pantai Sebalang, Kabupaten Lampung Selatan.

Ketua Bawaslu Pesawaran Ryan Arnando mengatakan kedatangan Naldi pada hari ini, setelah yang bersangkutan telah dua kali tidak memenuhi undangan yang telah dilayangkan oleh pihak Bawaslu.

"Hari ini tidak ada undangan, namun karena beliau (Naldi) memang belum pernah hadir, hari ini dirinya hadir. Tadi kita memberikan 10 pertanyaan untuk PNaldi terkait keberadaan dirinya di Pantai Sebalang, saat mobilisasi massa," jelasnya seusai meminta keterangan Naldi.

Dia mengatakan bahawa Naldi mengakui keberadaannya disana. "Dirinya (Naldi) memberikan keterangan hanya jalan-jalan saja disana dan tidak ada kampanye," ujarnya.

Dirinya mengatakan perkara tersebut masih terus didalami menentukan unsur pidana atau hanya pelanggaran Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) saja.

"Yang jelas ada PKPU yang dilanggar. Makanya kita akan dalami dan meminta keterangan saksi-saksi. Bawaslu juga telah meminta keterangan beberapa orang saksi terkait laporan dalam perkara yang sama," kata dia.

Ketentuan tentang protokol kesehatan pada Pilkada serentak 2020 dituangkan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum ( PKPU) Nomor 12 tahun 2020 dan Maklumat Kapolri Tahun 2020 tentang protokol kesehatan pada pelaksanaan Pilkada serentak di tengah pandemi covid-19.

Sementara itu setelah memberikan klarifikasinya, Naldi Rinara langsung meninggalkan kantor Bawaslu dengan keluar melalui pintu samping untuk menghindari awak media yang sedang menunggunya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait