politik

Bawaslu Pesawaran Bentuk Posko Pengaduan

Bawaslu Pesawaran Bentuk Posko Pengaduan
(Dok. detikNews)


PESAWARAN (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran membentuk posko pengaduan di setiap desa dalam rangka mengantisipasi terjadinya praktek money politics dalam masa tenang. 

Ketua Bawaslu Pesawaran Ryan Arnando mengatakan, saat ini pihaknya telah meluncurkan patroli pengawasan yang beranggotakan Panwascam, pengawas TPS Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

"Jadi koordinasi kita dengan stakeholder yang di kecamatan, mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan Bawaslu. Kemudian kita juga membuat posko di setiap desa, apabila ada masyarakat yang ingin mengadukan perbuatan curang selama masa tenang ini," jelasnya, Minggu (6/12/2020). 

Dirinya mengatakan, kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari upaya Bawaslu Pesawaran untuk melakukan pencegahan dan pengawasan di masa tenang dan sudah dimulai hari ini dengan melakukan apel. 

"Kita juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk di masa tenang ini, yang pertama melawan dan menolak politik uang. Kemudian menghindari berita hoaks dan isu SARA yang bisa memecah belah. Selanjutnya menjaga netralitas ASN, Polri, TNI dan aparatur desa dan yang terakhir tentang penerapan Prokes," paparnya. 

Menurutnya, pada masa tenang ini tidak menutup kemungkinan adanya kecurangan yang terjadi pada pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Pesawaran. 

"Memang masa tenang ini kita antisipasi, adanya potensi kegiatan kampanye ataupun money politics maupun pembagian sembako, sehingga adanya sejumlah pihak yang merasa dirugikan. Tentunya ini segala bentuk upaya kita untuk menyukseskan Pemilukada yang aman, nyaman, lancar dan sehat, dan saya berharap masyarakat dapat membantu terkait pengawasan dalam pilkada," pungkasnya. 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait