#BAWASLU

Bawaslu Panggil ASN Diduga Melanggar Netralitas

Bawaslu Panggil ASN Diduga Melanggar Netralitas
Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bawaslu Provinsi Lampung segera menindaklanjuti laporan Bawaslu Bandar Lampung, terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN di Pesisir Barat,karena mengantar salah satu orang mendaftar caleg di kantor partai.

Ketua Divisi Pelanggaran Bawaslu Lampung Tamri mengatakan, pihaknya telah meneruskan aduan tersebut untuk didalami oleh Bawaslu Pesisir Barat.

"Untuk dikaji dan ditelusuri terutama memastikan apakah yang bersangkutan ASN di Pesisir Barat atau bukan, dan saya akan melalukan pendampingan ke Bawaslu  setempat  dalam waktu dekat,"ujar Tamri, Kamis, 29 September 2022.

Tamri menyebut, terlapor juga akan dijadwalkan untuk dipanggil dan diklarifikasi terkait informasi keberadaannya dalam mendampingi salah satu bakal caleg ketika mendaftar ke partai, memang benar atau tidak.

Terkait potensi sanksi, Tamri menyatakan karena tahapan Pemilu khususnya peserta partai politik baik partai ataupu parpol belum ditentukan, maka subjek peserta pemilu belum ada. Sehingga Bawaslu belum bisa menetukan penggunaan landasan hukum seperti Perbawaslu atau perundang-undangan lainnya. "Tapi jika nanti terbukti bersalah tetap pelanggaran," kata dia.

Jika memang terbukti, maka Bawaslu akan memberikan rekomendasi ke Pejabat Pembina Karir (PPK) atau Kepala Daerah setempat, untuk  memberikan sanksi terhadap terlapor sesuai dengan mekanismen peraturan ASN yang berlaku.

Sebelumnya Bawaslu Bandar Lampung menemukan dugaan adanya pelanggaran Netralitas oleh ASN.

Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah mengatakan, pihaknya menemukan informasi seorang Kepala Dinas di Kabupaten Pesisir Barat, mengatarkan salah satu bakal calo legislatif untuk mendaftar ke partai di Kota Bandar Lampung.

 

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait