#bawaslu#bantuan#media#hoaks

Bawaslu Lamsel Berharap Bantuan Media Perangi Hoaks

Bawaslu Lamsel Berharap Bantuan Media Perangi Hoaks
Foto: Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Bawaslu Lampung Selatan membutuhkan jurnalis untuk memerangi hoaks selama tahapan pilkada 2020. Ketua Bawaslu Lamsel, Hendra Fauzi  mengakui bahwa media punya peran penting dalam mensukseskan pilkada.

Dia mengatakan pesta demokrasi kerap beredar berita hoax di media sosial dan media lainnya. "Untuk itu, kami mengharapkan kepada seluruh media jurnalis untuk dapat memerangi adanya berita bohong atau hoaks. Diharapkan dapat menyampaikan informasi atau berita yang benar-benar berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada serentak 2020," kata dia saat sosialisasi Pengawasan Pilkada 2020 di Hotel Negeri Baru Resort Kalianda, Senin, 30 Desember 2019.  

Selain itu, pihaknya juga sangat mengharapkan bantuan seluruh awak media turut mengawasi setiap tahapan Pilkada 2020. Khususnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara umum.

"Tentunya dalam mengawasi seluruh tahapan pilkada, Bawaslu tidak bisa berbuat sendiri, dibutuhkan keterlibatan semua pihak termasuk media rekan-rekan jurnalis,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Lamsel, M. Sefri Masdian yang menjadi narasumber netralitas ASN dalam Pilkada 2020. Dia mengatakan, jika bagi ASN yang menjadi pengurus atau anggota partai politik, maka bisa diberikan sanksi diberhentikan dengan tidak hormat.

"Kecuali, apabila ada ASN yang berusia di atas 50 tahun dan mengajukan pensiun diri, berhak untuk mengajukan pensiunan. Namun, hingga saat ini ASN yang telah mengundurkan diri untuk menjadi pengurus partai politik baru satu orang," ujarnya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait