#beritalampung#bandarlampung#pilkada

Bawaslu Lampung Bakal Bandingkan Data Pengawasan dengan Hasil Verfikasi Adiminstrasi KPU

Bawaslu Lampung Bakal Bandingkan Data Pengawasan dengan Hasil Verfikasi Adiminstrasi KPU
Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Bawaslu Lampung segera melakukan perbandingan terhadap hasil verifikasi partai politik yang dilakukan oleh KPU RI melalui KPU tiap Provinsi. Hal tersebut dalam rangka pengawasan verifikasi adminitrasi partai politik calon peserta Pemilu 2024.

Anggota Bawaslu Lampung Bidang Koodinator Hukum dan Sengketa Hermansyah mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan dengan melihat hasil rekapitulasi KPU pada 4 dan 5 September 2022 mendatang, sesuai dengan timeline proses verfikasi keanggotaan Parpol berdasarkan Surat Keputusan KPU RI Nomor 309 Tahun 2022.

Dalam timeline tersebut, KPU kabupaten/kota akan melakukan verifikasi adminstrasi terhadap surat pernyataan dugaan kegandaan anggota partai yang berpotensi belum memenuhi syarat (BMS). Kemudian, KPU Kabupaten/Kota juga akan melakukan klarifikasi secara langsung anggota partai yang belum ditentukan statusnya.

"Nanti kan penyampainya hasilnya ke KPU Provinsi tanggal 7 dan 8 September 2022, akan kita lihat dan pantau hasilnya nanti, pada saat itu akan kami bandingkan dengan data Bawaslu Lampung," ujarnya, Kamis, 1 September 2022.

Sementara, hingga 1 September 2022, total ada 134 laporan dugaan pencatutan identitas masyarakat oleh partai politik, di 15 Posko Pengaduan yang ada di seluruh kantor Bawaslu di Provinsi Lampung.

Rinciannya, yakni Pokso Bandar Lampung 4 pengaduan, Metro 7 pengaduan, Lampung Barat 2 pengaduan, Lampung Selatan 13 pengaduan, Lampung Tengah 10 pengaduan, Lampung Timur 34 pengaduan, Lampung Utara 22 pengaduan, Mesuji 5 pengaduan, Pesawaran 4 pengaduan, Pesisir Barat 1 pengaduan, Pringsewu 6 pengaduan, Tanggamus 6 pengaduan, Tulangbawang 12 pengaduan, Tulangbawang Barat 4 pengaduan, dan Way Kanan 4 pengaduan.

"Total 134 pengaduan per hari ini, dan telah kami arahkan untuk mengisi form sanggahan, tapi masyarakat juga menunggu kepastian apakah mereka akan dihapuskan (TMS) atau tidak di database sipol," katanya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Provinsi Lampung Bidang Teknis Penyelenggaranm Ismanto mengatakan, pihaknya melakukan upaya verifkikasi administrasi keanggotaan partai di Lampung khususnya 24 partai yang mendaftar, atas perintah KPU RI. Nantinya, hasil tersebut akan diberikan oleh KPU RI terhadap Bawaslu dan partai politik, sesuai dengan ketentuan jadwal yang diatur dalam PKPU 4 Tahun 2022.

Jika ditemukan adanya kegadaan anggota partai dari hasil verfikasi KPU RI, partai akan diberikan waktu untuk mengunggah surat pernyataan berisi sanggahan.

"Saat ini kami telah melakukan verifikasi adminstrasi ke seluruh Parpol 100% atas perintah KPU RI dan datanya kami sampaikan ke KPU RI, datanya nanti akan disampaikan oleh KPU RI kepada parpol dan bawaslu, sesuai dengan timeline," kata Ismanto.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait