#beritalampung#bawaslu#pilkada#pemilu

Bawaslu Gali Keterangan Disdikbud Lampung Terkait Ketidaknetralan ASN

Bawaslu Gali Keterangan Disdikbud Lampung Terkait Ketidaknetralan ASN
Foto: Dok


Bawaslu Bandar Lampung (Lampost.co): Bawaslu Bandar Lampung mulai melakukan verifikasi terhadap dugaan ketidaknetralan aparatur sipil negara (ASN) karena mengantar salah satu bakal calon legislatif (Bacaleg) mendaftar ke kantor partai di Bandar Lampung.

Total ada lima ASN yang diduga tidak netral yakni salah seorang kepala dinas di Pesisir Barat berinsial INS. Kemudian empat ASN lainnya yang mengantar bacaleg tersebut saat mendaftar yakni NS berstatus pengawas SMA, WSA seorang guru SMA di Lampung Tengah, KS kepala sekolah SMP di Lampung Tengah, dan WS seorang guru SMK di Bandar Lampung.

Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah mengatakan pada Senin, 10 Oktober 2022, pihaknya memanggil kepala sekolah SMKN 5 Bandar Lampung, terduga ASN guru SMK yakni WS, dan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

Baca juga:  Guru Madrasah Bukan PNS dapat Tunjangan Insentif Rp250 Ribu Selama 12 Bulan, Ini Cara Pencairannya

"Kami meminta keterangan kepsek dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, dalam rangka menelusuri dugaan netralitas ASN," ujar Candrawansah.

Lanjut Candra proses permintaan keterangan dua orang tersebut masih dalam proses dan masih ada pihak-pihak lainnya yang akan dipanggil untuk dilakukan klarifikasi.

"Besok masih ada beberapa yang kita panggil. Kami rapatkan juga apakah sore besok yang bersangkutan (WS) bisa atau tidak tapi nanti akan kami plenokan dulu," katanya.

Dari pemeriksaan tersebut, terdapat informasi jika WS bukan ASN Disdikbud Provinsi Lampung.

"Kami minta keterangan kepsek, tidak ada nama (WS) yang demikian. Kami tanya ke Disdikbud Provinsi, mereka tadi tak pegang data. Nanti akan menyampaikan ke kami melalui softcopy," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait