#viruscorona#bawaslu#protokolkesehatan#pilkada

Bawaslu Dorong PKPU Adopsi Protokol Kesehatan

( kata)
Bawaslu Dorong PKPU Adopsi Protokol Kesehatan
Foto: Dok

Jakarta (Lampost.co): Badan Pengawas Pemlihan Umum (Bawaslu) mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) yang mengadopsi protokol kesehatan pencegahan covid-19 dan beberapa aturan pengecualian. Aturan yang ramah kondisi pandemi ini perlu dibuat untuk mengantisipasi berbagai persoalan akibat keterbatasan dalam kenormalan baru (new normal).

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja menyebut pelaksanaan Pilkada Serantak 2020 pada 9 Desember ini berpotensi terbentur sejumlah masalah. Salah satunya keterbatasan infrastruktur teknologi informasi di daerah.

Bagja mencontohkan tahapan verifikasi dukungan untuk calon perseorangan. Berdasarkan Undang-Undang Pilkada, verifikasi harus dilakukan satu persatu secara langsung. Hal ini tentu sulit dilakukan di tengah pandemi covid-19.

"Apalagi dari Pasal 122 A Ayat 3 Perppu Nomor 2 Tahun 2020 itu disebutkan tata cara dan pelaksanannya diatur dalam PKPU. Jadi kalau ada daerah tidak bisa dilakukan secara daring atau pakai teknologi informasi, bisa saja dilakukan pertemuan tatap muka yang menyesuaikan aturan pencegahan covid-19,” kata dia lewat keterangan tertulis Minggu, 31 Mei 2020.

Anggaran penyelenggaraan juga bisa terkendala jika perlindungan sesuai protokol kesehatan diterapkan. Namun, ini sudah menjadi konsokuensi yang harus dipertimbangkan KPU karena Pilkada Serentak 2020 disepakati berjalan akhir tahun.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar