#lampung#batik

Batik Lebih Menarik dengan Kemasan Modern

( kata)
Batik Lebih Menarik dengan Kemasan Modern
Batik tradisional yang dikemas lebih meodern. Lmapost.co/Sukisno

Bandar Lampung (Lampost.co) --Selama ini fesyen pakaian formal batik pria dianggap cenderung monoton. Kalau tidak lengan panjang, ya batik lengan pendek.

Tapi hal itu tidak bagi Aries M Ansyah. Desainer muda Lampung ini mencoba mengangkat batik pria dengan cara berbeda dengan sentuhan kain tradisional.

Aries mengangkat kain batik bertemakan cerita rakyat yang memiliki filosofi cukup mendalam. Hasil karyanya diperagakan pada Festival Batik yang diselenggarakan di Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung baru-baru ini.

Berbeda dengan batik pria pada umumnya, Aries memberi sentuhan bentuk dan motif berbeda dengan memanfaatkan kain perca yang diambil dari para perajin batik di bawah mitra binaan PLN Peduli. Motif batiknya pun terlihat lebih menarik karena dalam satu pakaian bisa memiliki warna dan bahan kain yang berbeda.

Misalnya, antara lengan dan punggung maupun bagian leher merupakan gabungan dari beberapa sisa batik yang dibentuk ciamik sehingga menghasilkan batik yang modern.

"Jadi kita manfaatkan kain perca sisa-sisa bahan dari para perajin. Mereka juga tidak pakai benang emas karena memang itu bukan produk Indonesia jadi tidak bisa diakui. Kita aplikasikan dari bahan yang ada dengan baik motif Lampung," kata dia

Pada peragaan busana kali ini, Aries membawakan lima koleksi batik yang mengangkat cerita rakyat lewat wastra batik yang terinspirasi dari kain yang dipakai pahlawan Lampung Radin Inten. Koleksinya dibuat lebih modern yang menyerupai baskap berlengan panjang dan berkerah pendek, seperti baju koko, yang cocok untuk semua kalangan, baik anak muda, dewasa maupun pria pada umumnya.

Makna dari batik yang mengangkat cerita rakyat memiliki filosofi dan sejarah masyarakat transmigrasi pertama di Lampung pada 1905. "Salah satunya terinspirasi baju Raden Intan. Kita ingin punya branding sehingga dibuat seperti itu. Begitu juga dengan sandalnya pun motif demikian sehingga ketika seseorang pakai ada branding itu produk dari Lampung," ujar pemilik Galery Sekura Tapis Lampung itu.

Tidak hanya terkesan gagah, baju batik yang dipadukan dengan kain batik tulis dua sistem yakni batik tulis dan batik lukis dengan motif abstrak yang dipakai, seperti sarung, menghasilkan bentuk yang modern. "Untuk bawahannya kita pakai batik motif Lampung Selatan yakni perpaduan batik tulis. Jadi setelah ditulis kemudian dilukis sehingga menghasilkan bentuk yang abstrak."

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar