#humaniora#haji#beritalampung

Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Bisa Tarik Uang Pelunasan

( kata)
Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Bisa Tarik Uang Pelunasan
Plt Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Wasril Purnawan. Lampost.co/Umar Robani

Bandar Lampung (Lampost.co): Menteri Agama (Menag) telah membatalkan pemberangkatan haji 2020. Pembatalan itu disampaikan dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 494 tahun 2020.

Terkait hal itu, Plt Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Wasril Purnawan mengungkapkan, para calon jamaah haji bisa menarik kembali biaya pelunasan. Sehingga, lanjutnya, para calon jemaah tidak dirugikan.

Ia menjelaskan, calon jamaah haji menarik seluruh biaya keberangkatan, maka peserta dianggap memundurkan diri. Jika hanya biaya pelunasan maka calon jamaah akan diberangkat pada periode selanjutnya.

"Saat ini pemerintah sedang mengkaji mekanisme pengembalian haji yang telah dilunasi," kata dia, Selasa, 2 Juni 2020.

Ia mengungkapkan, pembatalan tersebut  karena kondisi pandemi virus covid-19 yang juga terjadi di Arab Saudi. Akibat pandemi tersebut, pemerintah Arab Saudi masih menutup visa untuk masuk ke wilayahnya.

"Tadi kita sudah sama-sama mendengar informasi perjam 10 tadi Kementerian Agama RI sudah mengambil sikap untuk menyatakan bahwa pelaksanaan haji tahun 2020 ditiadakan. Masyarakat diharap bisa menerima dengan lapang dada keputusan ini," tuturnya.

Diketahui, pemerintah telah beberapa kali menunda pengumuman keberangkatan calon jamaah haji 2020. Namun, hingga kini belum ada kepastian dari pemerintahan Arab Saudi.

Wasril menyampaikan, pemerintah Arab Saudi telah menutup keberangkatan haji 2020. Hal itu akibat pandemi global virus Covid-19.

"Awalnya tanggal 12 Mei, kemudian ditunda hingga 20 Mei, dan ditunda lagi menunggu awal Juni," ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini sudah 93 persen peserta yang telah melakukan pelunasan. Diketahui, calon jamaah haji asal Lampung berjumlah 7.030 orang.

"Saat ini baru 6.627 orang yang telah melalukan pelunasan," ujarnya.

Meski belum ada kepastian, Kemenag masih menggunakan asumsi keberangkatan. Wasril juga menambahkan, pihaknya telah menerima buku panduan manasik untuk dibagikan kepada calon peserta.

"Kita sudah terima 7.030 buku manasik dan akan dibagikan nanti setelah lebaran, jadi kita masih menggunakan asumsi keberangkatan," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar