#cuacaekstrem#BMKG

Basarnas Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem

Basarnas Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem
Ilustrasi Pixabay


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Basarnas Lampung antisipasi dampak akibat cuaca ekstrem, dengan menyiagakan sejumlah personel. Selanjutnya, Basarnas menyediakan peralatan yang dapat digunakan untuk evakuasi jika diperlukan.


"Basarnas berkoordinasi dengan unsur terkait utamanya BMKG Maritim. Dari sisi SAR kita menyiapkan personel dan peralatan evakuasi di air, jika dibutuhkan, serta meningkatkan pemantauan melalui komunikasi dengan stake holder terkait," ujar Kepala Basarnas Lampung, Jumaril, Minggu, 12 Juni 2022.

Pihaknya menjelaskan, dalam hal mitigasi bencana menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah (Pemda). Terutama dalam hal pembangunan tanggul di tepi pesisir pantai untuk mitigasi bencana, yang dilakukan oleh BPBD atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Ia menjelaskan, dari tim SAR menyiagakan personil di Tanggamus 9 personil, pos SAR Bakauheni pemantauan Lamsel dan Lamtim 8 personil, KN SAR Basudewa pemantauan Bandar Lampung dan pesawaran 21 personil.

“Siaga Kantor induk setiap hari 10-12 personil, kantor induk di Branti. Dan peralatan evakuasi di air seperti perahu karet, kapal penyelamat, RIB serta peralatan selam," jelasnya. 

"Tapi untuk banjir rob ini insya Allah ancamannya terhadap jiwa manusia tidak terlalu tinggi, paling yang perlu diwaspadai dan perlu pengawasan ketat dari orang tua adalah bagi anak-anak dan balita, untuk menghindari kejadian terbawa arus banjir rob, karena banjir rob ini bisa juga menggenangi pemukiman terutama pemukiman yg berada di pinggir pantai," pungkasnya.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait