#Bansos#BLT#LampungSelatan

Baru Dua Desa di Palas Salurkan BLT-DD Tahap Dua

( kata)
Baru Dua Desa di Palas Salurkan BLT-DD Tahap Dua
Camat Palas, Lampung Selatan Rika Wati bersama Kepala Desa Bumirestu Sukiman saat menyalurkan BLT-DD tahap kedua di kantor desa setempat, Sabtu, 11 Juli 2020. ( Armansyah/Lampost.co)

Kalianda (Lampost.co) -- Sebanyak dua desa di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, salurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) tahap kedua periode April-Juni. Kali ini pencairan BLT-DD tahap kedua bisa melalui anjungan tunai mandiri (ATM).

Seperti penyaluran BLT-DD di Desa Bumirestu, Kecamatan Palas, ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) BLT-DD mendapatkan ATM bank BRI saat penyaluran BLT-DD tahap kedua.

Kepala Desa Bumirestu, Sukiman mengatakan pihaknya telah menyalurkan BLT-DD periode April-Juni untuk tahap kedua. Namun, pada penyaluran tahap kedua itu setiap KPM sudah bisa mencairkan melalui BLT-DD melalui ATM yang diberikan oleh pihak Bank BRI.

"Alhamdulillah, BLT-DD tahap kedua sudah kita salurkan kepada 120 KPM. Tapi, kali ini mereka hanya menerima ATM yang sudah ada isinya. Jadi, KPM itu sendiri yang mencairkan BLT-DD," kata dia, Sabtu, 11 Juli 2020.

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Tanjungjaya, Santoso. Dia mengatakan sebanyak 34 KPM di desa setempat telah menerima ATM yang berisi dana BLT-DD tahap kedua. Kemudian, masing-masing KPM langsung mencairkan BLT-DD melalui Tarik Tunai ATM, Brilink atau langsung ke bank BRI.

"Kami sudah menyalurkan BLT-DD tahap kedua sekitar beberapa hari yang lalu. Kemudian, untuk tahap ketiga nanti KPM sudah bisa mengambil sendiri tanpa mengantri di Kantor Desa seperti tahap pertama," kata dia.

Sementara itu, Perwakilan Bank BRI Unit Way Panji, Redhy Artha Permata mengatakan dalam penyaluran BLT-DD periode April-Juni tahap kedua, pihaknya hanya membagikan ATM kepada KPM. Hal ini untuk mempermudah KPM saat mencairkan BLT-DD tahap kedua dam ketiga.

"Artinya, masing-masing KPM pada tahap kedua-ketiga atau periode Mei dan Juni bisa mencairkan BLT-DD melalui ATM atau Brilink. KPM juga bisa kalau mau ngambil di Bank BRI langsung," kata dia.

Menurut Redhy, ATM yang diberikan itu hanya bisa digunakan untuk pencairan BLT-DD. KPM tidak bisa menggunakan ATM tersebut untuk transaksi seperti nasabah pada umumnya.

"Kartu ATM yang kami bagikan memang hanya khusus untuk bantuan sosial BLT-DD. Jadi, kartu ATM itu tidak bisa digunakan untuk transaksi lainnya, selain pencairan BLT-DD. Jadi, ketika penyaluran BLT-DD selesai, maka kartu ATM secara otomatis akan hangus atau tidak bisa digunakan," kata dia.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...

Berita Terkait

Komentar