#barikadegusdur#gusdurian#pilkada

Barikade Gus Dur Lampung Berharap Pilkada 2020 Berintegritas dan Bebas Covid-19

Barikade Gus Dur Lampung Berharap Pilkada 2020 Berintegritas dan Bebas Covid-19
Ketua DPW Barikade Gus Dur Provinsi Lampung M. Irfan Romas. Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Dewan Pimpinan Wilayah Barisan Kader Gus Dur Provinsi Lampung mengharapkan Pilkada  serentak 8 Kabupaten/Kota di Lampung pada 9 Desember 2020 dapat berlangsung aman, damai, kondusif serta bebas Covid-19.

Ketua DPW Barikade Gus Dur Provinsi Lampung M. Irfan Romas berkomitmen mengawal agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Lampung berjalan demokratis dan berlangsung secara aman, damai, kondusif serta bebas Covid-19.

Dia mengatakan pada tahapan Pilkada ini selain penyelengaraan di tengah pandemi Covid-19 dengan mengedepankan protokol kesehatan, KPU atau pihak penyelenggara juga dituntut untuk menjaga kualitas Pilkada, baik itu kualitas proses maupun kualitas hasil Pilkada serta mampu menjaga integritas pemilihan.

"Pada Pilkada nanti, kami berharap proses tahapan sebelum dan setelahnya dapat berjalan aman, jujur, damai, dan sesuai dengan protokol kesehatan. Kepada para penyelenggara kami berharap tidak melupakan dan mengaibakan protokol kesehatan," kata M. Irfan.

Dia berharap kepada semua kontestan Pilkada 2020 maupun simpatisan atau tim sukses dapat mengkampanyekan 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir. Setiap kegiatan kampanye harus ketat menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi aturan yang berlaku dengan membatasi jumlah peserta maksimal 50 orang.

"Jangan menganggap enteng virus covid-19. Mari kita bersama-sama memerangi virus korona dalam setiap tahapan Pilkada dengan mengikuti aturan berlaku," kata dia.

Dia juga berharap kepada para kontestan Pilkada Lampung 2020 bersaing dengan kompetitif dengan menghindari money politic atau politik uang. Masih maraknya dugaan praktik politik uang yang mewarnai pilkada serentak telah setidaknya mencoreng demokrasi lokal kita. Politik uang bukan lagi rahasia umum dalam pemilu.

"Tentu saja pemilih cerdas, pilihannya tidak bisa dibeli dengan uang oleh calon kepala daerah yang tidak berintegritas," kata dia. 

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait