#penembakan#brigadirj

Bharada E Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Bharada E Tersangka Pembunuhan Brigadir J
Tangkapan layar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian saat mengumumkan bharada E sebagai tersangka di Mabes Polri, Rabu, 3 Agustus 2022. (Dok Metro TV)


Jakarta (Lampost.co) -- Bareskrim Polri menetapkan Bharada Eliezer (E) tersangka kasus tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat (J). Bharada E dijerat pasal pembunuhan.

"Jadi (Bharada E) bukan bela diri," kata Dirtipidum Mabes Polri Brigjen Andi Rian di Bareskrim Mabes Polri, Rabu, 3 Agustus 2022. 

Baca juga: Polisi Diminta Turut Prarekonstruksi Rangkaian Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J

Andi mengatakan Bharada E ditetapkan tersangka menindaklanjuti laporan polisi dari pihak keluarga Brigadir J. Bharada E dinilai melanggar Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.

"Penyidikan tidak berhenti sampai di sini, jadi tetap berkembang," ujar dia.

Ia menyampaikan penyidik telah memeriksa 42 orang saksi. Termasuk, sejumlah ahli, baik dari unsur biologi kimia forensik, balistik, IT, hingga kedokteran forensik.

Polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti. Baik alat komunikasi, CCTV, dan barang bukti lain di tempat kejadian perkara (TKP), kediaman Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

"Sudah diperiksa dan diteliti oleh laboratorium forensik, maupun yang sedang dilakukan pemeriksaan," ujar Andi Rian.

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait