#Covid-19#pesisirbarat

Banyak Warga Pesisir Barat Terpapar Covid-19 tapi Enggan Melapor

Banyak Warga Pesisir Barat Terpapar Covid-19 tapi Enggan Melapor
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat. Lampost.co/Yon Fisoma


Krui (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan (Dinkes) menyebut Pesisir Barat belum keluar dari status zona oranye persebaran covid-19.  

Kepala Dinkes Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko menjelaskan, total kasus terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 646 orang, sembuh 497 orang, masih menjalani isolasi sebanyak 124 orang, dan meninggal dunia 25 orang. 

"Kami terus bekerja maksimal untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan mengadakan patroli dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan (Prokes)," kata Tedi, Senin, 26 Juli 2021.

Baca: Positif Covid-19 Lampung per Juli Berjumlah 9.009 Kasus

 

Tedi menjelaskan, pihaknya sudah meminta Satgas Covid-19 di tingkat pekon untuk bekerja lebih aktif dalam mlacak kasus.

"Saat ini ada orang-orang yang terindikasi kuat terpapar covid-19, tapi mereka tidak mau melaporkan kondisinya atau memeriksakan diri ke puskemas," kata Tedi.

Mereka, lanjut Tedi, ada juga yang lebih memilih melakukan isolasi dan pengobatan dengan biaya sendiri.  Akibatnya, rumah isolasi yang disediakan pekon mubazir.

"Bukan hanya warga, terkadang oknum tenaga kesehatan juga menyembunyikan kondisi warga yang terpapar covid-19," kata dia.

"Covid-19 bukan aib. Kejujuran seseorang yang terpapar covid-19 dibutuhkan agar penyebaran kasus bisa terpantau," tambah Tedi.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait