#Covid-19lampung#bansos

Bantuan UMKM Terdampak Covid-19 di Pesisir Barat Disinyalir Tidak Cair

Bantuan UMKM Terdampak Covid-19 di Pesisir Barat Disinyalir Tidak Cair
Ruang Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat. Lampost.co/Yon Fisoma


Krui (Lampost.co) -- Bantuan sosial (bansos) permodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak Covid -19 di Kabupaten Pesisir Barat yang bersumber dari anggaran perubahan tahun 2020 diduga tidak terealisasi. 

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Pesisir Barat, Herizan enggan menjawab langsung terkait isu tersebut. 

"Coba tanyakan dengan sekretaris tentang hal itu," kata Herizan, saat dihubungi Lampost.co via telepon, Rabu, 27 Januari 2021.  

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Samsu Hilal, juga mengaku tidak mengetahui secara persis tentang bantuan tersebut.

"Kalau mau jelasnya tentu ke dinas langsung, saya kurang tahu juga tentang bantuan itu," kata Samsu saat ditemui di ruangannya. 

 

Tidak pernah terima

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Koperindag Kabupaten Pesisir Barat, Abdul Halim, membenarkan pihaknya telah mengusulkan bantuan untuk para pedagang terdampak Covid-19 melalui anggaran perubahan tahun 2020.

"Sudah pernah kami data dan verifikasi. Akan tetapi karena Kabupaten Pesisir Barat defisit anggaran maka tidak terealisasi," kata Abdul Halim. 

Terpisah, menurut keterangan salah satu calon penerima bantuan yang tidak mau sebutkan namanya, ia belum  pernah menerima bantuan sosial tesebut. Dari informasi yang dihimpun, bantuan itu berkisar Rp3,5 sampai15 juta untuk masing-masing penerima tergantung jumlah modal awal yang sudah mereka keluarkan saat memulai usaha.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait