#beritalampung#beritalampungterkini#bantuan#bantuansosial#bansos#penangananinflasi

Bantuan Program Inflasi Sasar Fakir Miskin dan Penyandang Cacat di Lambar 

Bantuan Program Inflasi Sasar Fakir Miskin dan Penyandang Cacat di Lambar 
Dinas Sosial Lambar dan Kemensos menyerahkan bantuan kepada KUBe fakir miskin di Lambar, Kamis, 8 Desember 2022. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Kementerian Sosial dan Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Sosial setempat mendistribusikan berbagai bantuan untuk warga tidak mampu yang tersebar di wilayah itu, Kamis, 8 Desember 2022. Penyerahan dilaksanakan simbolis Kadis Sosial Jaimin didampingi Kasubsi Datun Kejaksaan Negeri Lambar dan Ketua Tim Sentra Terpadu Inten Suweno Bogor Kementerian Sosial Wisnu Murti dipusatkan di kantor Dinas Sosial Lambar.

Kepala Dinas Sosial Lambar Jaimin mengatakan bantuan yang diserahkan itu terdiri berbagai jenis dan bersumber dari Kemensos dan dana inflasi daerah Pemkab Lambar. Bantuan Kemensos berupa kursi roda 145 buah, alat bantu dengar 163 buah, kacamata plus dan minus 235 buah, dan tongkat 140 buah. Total penerima bantuan dari Kemensos 683 orang.

Baca juga: Bansos Penanganan Dampak Inflasi Dorong Perputaran Perekonomian 

“Kemudian penyaluran bantuan program inflasi daerah Pemkab berupa bantuan paket sembako kepada lansia. Lalu penyerahan paket  bantuan peralatan memasak kepada delapan kelompok usaha bersama (KUBe) fakir miskin dan delapan KUBepenyandang cacat,” katanya. 

Selain mendapat bantuan peralatan, ke-16 kelompok fakir miskin dan kelompok penyandang cacat itu juga mendapat bantuan dana untuk modal usaha Rp5 juta per kelompok. Kemudian masih dalam rangka inflasi daerah, pihaknya juga telah melaksanakan pelatihan menjahit yang disertai bantuan mesin jahit dan bahan menjahit bagi sejumlah masyarakat.

“Khusus bantuan paket peralatan yang diberikan kepada KUBe fakir miskin dan KUBe penyandang cacat itu, yakni bantuan untuk modal usaha bagi kelompok dalam bentuk peralatan. Kemudian sebagai modal usahanya mereka juga diberikan bantuan dana Rp5 juta per kelompok untuk membantu dalam menjalankan pengembangan usahanya,” ujarnya.

Diharapkan dengan bantuan itu usaha masing-masing kelompok dapat berjalan dengan baik dalam rangka membantu meningkatkan ekonominya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait