#PERTANIAN#BERITALAMPUNG

Bantuan Cadangan Benih Daerah di Lamsel Belum Ada Realisasi

Bantuan Cadangan Benih Daerah di Lamsel Belum Ada Realisasi
Petani di Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, menyulam tanaman padinya yang rusak akibat terendam banjir . (Lampost.co/Armansyah)


Kalianda (Lampost.co) --  Hingga kini bantuan cadangan benih daerah (CBD) dari Provinsi Lampung untuk 153 hektare tanaman padi terendam banjir di Lampung Selatan (Lamsel) beberapa lalu, belum ada realisasi. Padahal, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPH-Bun) Lampung Selatan telah mengajukan bantuan CBD tersebut.

Kepala DTPH-Bun Kabupaten Lampung Selatan, Bibit Purwanto, mengatakan pengajuan bantuan CBD ke Provinsi Lampung kini sudah diprioritaskan oleh Dinas Pertanian Provinsi Lampung.

"Tapi, hingga kini belum ada realisasinya. Jadi, kapan bantuan CBD tersebut turun, kami belum tahu,"ujar dia, di ruang kerja, Jumat, 14 Januari 2022.

Baca juga: 105 Hektare Lahan Padi di Palas Lamsel Gagal Tanam

Disinggung bagaimana kondisi lahan persawahan yang sempat terendam banjir beberapa waktu lalu, Bibit Purwanto, mengatakan kini sudah mulai surut. Namun, memang ada lahan sawah yang berada di dataran rendah masih tergenang.

"Mudah - mudahan air hujan pada lahan sawah yang sempat terkena banjir bisa segera kering dan digarap lagi oleh para petani,"katanya.

Berdasarkan infornasi yang dihimpun Lampost.co, seluas 153 hektare tanaman padi gagal tanam akibat terendam banjir beberapa waktu lalu di Lamsel. Tanaman padi yang gagal tanam perinciannya tanaman padi di Desa Way Gelam, Kecamatan Candipuro seluas 133 hektare dan tanaman padi di Desa Pulaujaya, Kecamatan Palas seluas 20 hektare. Dimana, umur tanaman 1 -15 hari setelah tanam. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait