#budaya

Bangsa Harus Dibangun dengan Pendekatan Budaya

( kata)
Bangsa Harus Dibangun dengan Pendekatan Budaya
Ketua Umum PWI Atal S Depari saat membuka dialog Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2020 di Hotel Mercure, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat 7 Februari 2020. Lampost.co/Eka Setiawan


Banjarmasin (Lampost.co) -- Bangsa Indonesia harus dibangun dengan pendekatan budaya sehingga generasi penerus ke depannya mampu berkompetisi secara global dengan karakter serta identitas NKRI. Karakter dan identitas NKRI harus tetap terpelihara di tengah era global.  

Hal itu ditegaskan Ketua Umum PWI Atal S Depari saat membuka dialog Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2020 di Hotel Mercure, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat 7 Februari 2020. "Kita harus membangun bangsa ini dengan pendekatan budaya. Tujuannya agar bangsa ini memiliki identitas dan berkarakter di tengah derasnya hantaman arus globalisasi," ujarnya.

Dialog ini mengangkat tema Pemajuan kebudayaan di kabupaten/kota: Peluang dan tantangan. Dialog menghadirkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi sebagai keynote speaker dan Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh.

Hadir juga sejumlah bupati, wali kota dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Termasuk juga kepala daerah penerima anugerah kebudayaan PWI Pusat hadir menjadi pemateri memaparkan konsep pembangunan berkebudayaan di wilayahnya masing-masing.

Ketua Umum PWI mengatakan pemberian anugerah kebudayaan kepada kepala daerah yang konsen dalam melakukan pembangunan dengan pendekatan budaya ini akan berlanjut selama masa kepemimpinannya. “Ini akan diadakan setiap tahun agar setiap bangsa republik ini memiliki kebudayaan yang berkepribadian. PWI mencintai budaya. Oleh karena itu, PWI bangga sekali melihat bapak-bapak semua yang telah membangun dengan menggunakan pendekatan budaya," katanya.

Pada kesempatan itu, Ketum PWI juga sempat mencandai Menko PMK Muhadjir Effendi. Dia menyatakan Muhadjir Effendi merupakan mantan wartawan.

Pada saat menjadi wartawan aktif, Menko PMK pernah mengajukan diri untuk menjadi anggota PWI. "Namun sampai beliau menjadi menteri, saya cek ternyata masih berstatus calon anggota," katanya.

Untuk itu, ia pun akan memberikan Muhadjir Efendi kartu anggota kehormatan PWI. "Pak Muhadjir ini mantan wartawan jadi jangan ragu-ragu berdialog dengan beliau. Saya juga akan memberikan beliau kartu anggota kehormatan PWI," ujarnya disambut tepuk tangan peserta dialog.

Dia menambahkan 10 kepala daerah pemenang anugerah kebudayaan akan diberikan award oleh Menko PMK di hadapan Presiden RI Joko Widodo, Sabtu, 8 Februari 2020.

Dari 540 kabupaten/kota se-Indonesia, terdapat 10 kepala daerah mendapat anugerah kebudayaan PWI Pusat. Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad menjadi salah satu kepala daerah yang menjadi pemenang dan akan menerima anugerah kebudayaan PWI pusat.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...


Berita Terkait



Komentar