#banding#kurirsabu

Banding Diterima, Dua Kurir Sabu Divonis Seumur Hidup

Banding Diterima, Dua Kurir Sabu Divonis Seumur Hidup
Ilustrasi. Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang, mengabulkan banding yang diajukan oleh dua kurir narkoba 92 kg sabu yang divonis mati, yakni  Razif Hazif (24) dan Nanang Zakaria (29), warga Jawa Timur. PT Tanjungkarang menjatuhkan pidana seumur hidup kepada keduanya.

Putusan tersebut dijatuhkan oleh Ketua Majelis Hakim Ida Marion, dan dua anggota Majelis Hakim Abdul Siboro dan Bonar Harianja.

"Memperbaiki putusan Pengadilan Negeri  Tanjungkarang Nomor: 3/Pid.Sus/2022/PN Tjk tanggal 27 Mei 2022 yang dimintakan banding tersebut sekedar mengenai pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa. Menyatakan terdakwa Muhammad Nanang Zakaria alias Banteng bin telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana,” bunyi putusan itu.

Baca Juga : Kurir Sabu Asal Lamtim Ditangkap di Metro

“Secara tanpa hak dan melawan hukum melakukan permufakatan jahat menjadi perantara dalam jual beli Narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman melebihi 5 (lima) gram sebagaimana dakwaan alternatif pertama.  Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Muhammad Nanang Zakaria alias Banteng bin M Yasin oleh karena itu dengan pidana penjara Seumur Hidup," bunyi amar putusan, Jumat, 29 Juli 2022.

Sebelumnya, kedua kurir tersebut dijatuhi pidana mati oleh Ketua Majelis Hakim PN Kelas IA Tanjungkarang, Jhony Butar-Butar pada 27 Mei 2022 lalu. Sementara pelaku lainnya yang dituntut mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni, M. Sulton divonis bebas oleh Majelis Hakim.

Majelis hakim menyatakan JPU tidak bisa membuktikan dakwaan dan tuntutan yang dijatuhkan ke M. Sulton, terutama komunikasi antara dua kurir teresebut dengan M. Sulton. JP Roosman Yusa, mengajukan kasasi atas vonis bebas M. Sulton, dan masih berproses di Mahkamah Agung.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait