#Covid-19lampung#BERITABANDARLAMPUNG

Bandar Lampung Belum Akan Injak Rem Darurat Covid-19

Bandar Lampung Belum Akan Injak Rem Darurat Covid-19
Ilustrasi PPKM Mikro. Antara/Akbar Nugroho Gumay


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah pusat menginstruksikan daerah untuk melakukan penebalan PPKM mikro. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

Jubir Satgas Covid-19 Bandar Lampung, Ahmad Nurizky, menyampaikan, belum ada arahan terkait penerapan tersebut. Kebijakan itu akan dibahas terlebih dahulu oleh pimpinan sebelum diterapkan.

"Mungkin akan dibahas oleh pimpinan," ujar Kadis Kominfo Bandar Lampung itu di ruang kerja, Senin, 21 Juni 2021.

Baca juga: Satgas Covid-19 Lamtim Perketat PPKM Mikro di Desa

Ia menjelaskan, Satgas Covid-19 Bandar Lampung saat ini telah melakukan pembatasan kegiatan hingga pukul 22.00 WIB. Untuk memastikan pembatasan itu, pihaknya melakukan Operasi Yustisi setiap malam di titik keramaian.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah kian memperketat kegiatan masyarakat dalam penebalan PPKM mikro. Dalam kebijakan itu, usaha restoran hanya diperbolehkan menerima pengunjung maksimal 25 persen. Layanan pesan-antar juga dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.

Selain itu, pembatasan juga diberlakukan di pusat perbelanjaan. Tempat perbelanjaan hanya boleh beroperasi hingga pukul 20.00 WIB dengan batas pengunjung 25 persen. Hal itu disampaikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartato dalam jumpa pers virtual dari Sekretariat Negara, Senin, 21 Juni 2021.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait