#bocahhanyut#bpbd

Balita di Kotaagung Tanggamus Tewas Terseret Arus Drainase

Balita di Kotaagung Tanggamus Tewas Terseret Arus Drainase
Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun bernama M. Asrul hanyut terseret derasnya air pasca terperosok ke dalam drainase di Jalan Merdeka Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus, Minggu, 26 Desember 2021. Lampost.co/Rusdy Senapal


Kotaagung (Lampost.co) -- Bocah laki-laki berusia 4 tahun bernama M. Asrul hanyut terseret derasnya air setelah teperosok ke dalam drainase di Jalan Merdeka, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus pada Minggu, 26 Desember 2021, malam. 

Tim gabungan dari Basarnas, Polres Tanggamus, Polair, TNI AL, Damkar, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), serta ratusan warga melakukan penyisiran ke drainase guna menemukan bocah tersebut. 

Upaya pencarian pun membuahkan hasil setelah relawan RAPI menemukan M. Asrul tersebut tersangkut di dalam drainase di RT 03 RW 01, Kelurahan Pasarmadang, sekitar 500 meter dari titik teperosoknya korban. 

Kapolsek Kotaagung, AKP Sugeng Sumanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.40 WIB di saat cuaca hujan deras sehingga air menggenang di sepanjang Jalan Merdeka hingga menutupi lubang-lubang saluran air. 

"Ayah korban, saat itu membawa anaknya untuk mengikuti tahlilan di dekat TKP. Setelah melaksanakan tahlilan ayahnya hendak mengambil sepeda motornya yang berada di seberang jalan. Tanpa disadari ayahnya, korban berjalan menyusuri genangan air sehingga tidak menyadari bahwa ada saluran air yang tertutup air sehingga anak tersebut masuk terbawa arus saluran air," kata AKP Sugeng Sumanto, Senin, 27 Desember 2021.

Baca: BPBD Imbau Orang Tua Awasi Anaknya saat Bermain Hujan

 

Setelah terperosok, sambungnya, warga yang melihat kejadian langsung berupaya membantu namun karena arus air cukup deras sehingga anak tersebut tidak bisa tertolong dan hanyut ke dalam gorong-gorong saluran air. 

"Tim SAR yang tiba dilokasi bersama masyarakat melakukan uapya pencarian dengan menyusuri saluran gorong-gorong hingga ke arah pantai. Sehingga korban ditemukan pada pukul 22.45 WIB," ujarnya. 

Kapolsek menjelaskan, langkah yang telah dilakukan pihaknya dengan bersama-sama tim SAR gabungan dan masyarakat berusaha melakukan pencarian. 

Kemudian juga melakukan identifikasi korban dengan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang (RSUD-BM) guna dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis. 

"Sesampainya korban di rumah duka, untuk memastikan masih bisa ditolong atau tidak, korban dibawa ke RSUD-BM untuk diperiksa menggunakan mobil patroli Polsek Kotaagung. Didapatkan keterangan dari pihak RS bahwa korban sudah meninggal dunia," jelasnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait