#umk#kebutuhanmasyarakat#bandarlampung
UMK Bandar Lampung Dinilai Belum Cukup

Bakal Naik 8,51 Persen, UMK Bandar Lampung Dinilai Belum Cukup

Bakal Naik 8,51 Persen, UMK Bandar Lampung Dinilai Belum Cukup
Ilustrasi Dok Lampost.co


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co): Tahun 2020 mendatang, Upah Minimum Kota atau UMK untuk wilayah Bandar Lampung naik menjadi 8,51 persen. Kenaikan itu berdasarkan pada Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019.  

Info kenaikan UMK dijelaskan oleh Sekretaris Kota Bandar Lampung Badri Tamam. Bahwa dasar kenaikan UMK adalah kelanjutan dari SE tentang kenaikan Upah Minimum Provinsi atau UMP. Maka secara otomatis UMK pun tahun depan ikut naik.

"UMP Lampung tahun 2020 terjadi kenaikan diangka 8,51%. Maka berpengaruh juga terhadap kenaikan UMK Bandar Lampung, dari Rp2,4 juta naik menjadi Rp2,6 juta," ujar Badri Tamam beberapa waktu lalu.

Namun dengan jumlah kenaikan itu,  pihaknya menilai belum dapat dikatakan mencukupi kebutuhan masyarakat kota Bandar Lampung.

"Nilai UMK segitu belum lah, masih kurang. Kebutuhan masyarakat Bandar Lampung kan tinggi, tapi ya itulah baru yang bisa kita tetapkan kenaikan UMK itu," kata Badri Tamam.

Pihaknya berharap, meskipun hanya terjadi peningkatan UMK sekian persen tersebut. Baik pengusaha maupun pekerja, bersama membangun hubungan industrial yang harmonis, sehingga perusahaan dapat tumbuh dan ekonomi meningkat.

"Ya, kami berharap pertama, dunia usaha harus tumbuh, oleh karena itu harus didukung dengan pekerja, jadi harus ada kerjsama yang harmonis hubungan industrial harus benar-benar dibangun, pola pikirnya perusahaan itu milik bersama, itu yang penting, jadi perusahaan itu tumbuh," harapnya.

Untuk diketahui bahwa Menteri Ketenagakerjaan menerbitkan Surat Edaran (SE) pada tanggal 15 Oktober 2019. tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019, kenaikan 8,51 persen itu berlaku untuk seluruh provinsi di Indonesia termasuk Lampung.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait