#pilkada#pilkadalamsel#tesswab

Bakal Calon Diingatkan Wajib Tes Swab Sebelum Daftar

( kata)
Bakal Calon Diingatkan Wajib Tes <i>Swab</i> Sebelum Daftar
Ilustrasi.Dok.Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- KPU Lampung Selatan mengingatkan bakal calon kepala daerah yang akan mendaftarkan diri pada Pilkada 2020 wajib mengikuti tes swab bebas Covid-19. Tes swab tersebut dilakukan sebelum melakukan pendaftaran ke KPU Lamsel pada 4-6 September 2020 mendatang. 

Tes swab merupakan rangkaian tes kesehatan yang harus dilewati bakal calon sebelum nantinya ditetapkan sebagai peserta pilkada. Hal itu tertuang dalam keputusan KPU Lampung dengan surat nomor 415/PL.02.2-SD/03.2/Prov/VIII/2020.

Ketua KPU Lamsel Ansurasta Razak melalui Komisioner Mislamudin mengatakan setiap bakal calon yang akan mendaftarkan diri pada pilkada wajib melampirkan hasil tes swab. "Pemeriksaan kesehatan berupa tes swab kepada para pasangan calon peserta pilkada jadi penting, mengingat pelaksanaan pesta demokrasi tahun ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19," kata dia melalui sambungan telepon, Selasa, 1 September 2020.

Menurut diaa, tes swab atau PCR tersebut merupakan tindak lanjut dari saran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait panduan teknis, penilaian kemampuan rohani dan jasmani bakal calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2020.

"Untuk itu, kami berharap bakal calon kepala daerah yang akan mendaftarkan diri sebagai pasangan calon untuk melaksanakan tes swab PCR SARS Cov2 secara mandiri sebelum mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati," kata dia. 

Sementara itu, sebelumnya diberitakan 21 bakal calon kepala daerah telah melakukan tes swab Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) menjelang pendaftaran bakal calon kepala daerah ke KPU pada Jumat, 4-Minggu, 6 September mendatang. 

Juru Bicara Satgas Pencegahan Covid-19 Lampung Reihana mengatakan pelaksanaan tes swab tersebut merupakan syarat calon kepala daerah mendaftar di KPU serta berdasarkan masukan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk mengetahui apakah calon tersebut sehat atau terpapar pandemi Covid-19.

"Sudah 21 orang yang datang ke RSUDAM untuk melakukan tes swab. Mungkin yang mendaftar sudah lebih dari itu, tapi yang kami bacakan adalah yang sudah di-swab,” kata dia di gedung Balai Keratun, Senin, 1 September 2020.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...


Berita Terkait



Komentar