ingatpesanibujagajarakmencucitanganmemakaimasker

Bagaimana Efektivitas Masker N95 ketika Sudah Kedaluwarsa?

Bagaimana Efektivitas Masker N95 ketika Sudah Kedaluwarsa?
Ilustrasi Pixabay


Jakarta (Lampost.co) -- Memakai masker menjadi kewajiban setiap orang sejak terjadinya pandemi Covid-19 dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Dan, sebisa mungkin kamu memakai masker yang tepat dengan kualitas bagus dan kamu pun juga memakainya benar.

Lalu kira-kira bagaimana dengan masker yang sudah kedaluwarsa ya? Apakah ini masih berfungsi?

Dikutip dari Bussines Insider, masker N95 yang kedaluwarsa itu masih bisa memberikan perlindungan. Yang penting kamu bisa melihat bagaimana kualitasnya sebelum dipakai.

Apakah talinya sudah putus? Apakah masker masih ketat? Atau ada bagian bolong di penutupnya.

Dr. John Balmes, profesor ilmu kesehatan lingkungan di Berkeley Public Health, menjelaskan masker N95 seharusnya selalu aman. Asalkan kamu menyimpannya dengan benar.

“Kalau disimpan di tempat yang gelap dan kering, harus oke dipakai. Bahan filternya inert. Pada saat-saat kritis, masker N95 harus digunakan (walaupun) melewati tanggal kedaluwarsa,” ujarnya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika atau CDC telah menguji sampel masker setelah tanggal kedaluwarsanya dan menemukan banyak dari masker tersebut ternyata masih efektif dalam memberikan perlindungan yang lebih baik, daripada masker bedah biasa. Agar kamu tahu apakah maskermu masih layak atau tidak, CDC membuat pedoman.

Pedomannya, pengguna harus secara manual memeriksa masker yang sudah kedaluwarsa untuk melihat kerusakan yang terlihat pada tali pengikat, potongan hidung, atau bagian lainnya, dan memeriksa segelnya. Jika ditemukan masalah, respirator harus dibuang. Jika tidak, masker dapat memberikan perlindungan, tetapi sebaiknya hanya digunakan dalam keadaan darurat saja.

CDC dan lembaga pemerintah lainnya juga mengatakan masker N95 tidak digunakan masyarakat umum. Sebab sangat diminati profesional medis yang secara rutin melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.

Sebaliknya, masyarakat lebih efektif mencegah penyebaran virus dengan menghindari keramaian dan mempraktikkan kebiasaan kebersihan yang baik. Seperti sering mencuci tangan saat diperlukan di tempat umum.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait