#phk

Badai PHK Kini Terpa Ratusan Karyawan Ruangguru

Badai PHK Kini Terpa Ratusan Karyawan Ruangguru
Ruangguru. Foto: Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Bos perusahaan rintisan (startup) bidang pendidikan Ruangguru, Belva Devara membeberkan kesalahan yang membuat perusahaan mengambil kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada ratusan karyawan per 18 November 2022.

Melalui akun instagram pribadinya @belvadevara, ia menjelaskan mengenai keputusan PHK tersebut.

"Kemarin kami mengumumkan keputusan terberat yang harus kami ambil. Dengan berat hati, Ruangguru harus berpisah dengan ratusan anggota tim terbaiknya melalui pemutusan hubungan kerja," katanya, dikutip Minggu, 20 November 2022.

Ia menjelaskan, alasan utama PHK ini adalah situasi ekonomi yang berbeda dan berkembang cepat. "Kami meminta maaf atas kegagalan kami dalam memprediksi dan mengantisipasi situasi ekonomi yang berkembang cepat," imbuhnya.

Selain itu, perusahaan juga membuat keputusan untuk rekrutmen karyawan dalam jumlah yang banyak saat pandemi dan tidak memperhitungkan situasi pascapandemi.

BACA JUGA: Efisiensi, GOTO PHK 1.300 Karyawan

"Di awal pandemi, layanan Ruangguru mengalami peningkatan permintaan yang besar yang berujung pada rekrutmen yang terlalu banyak dan terlalu cepat dalam dua tahun terakhir," jelasnya.

 

Selain itu, Belva juga mengatakan, situasi ekonomi global belakangan ini memburuk secara drastis dan berada pada titik terendah dalam puluhan tahun terakhir, terlihat dari tingginya angka inflasi dan kenaikan suku bunga yang membuat iklim investasi dunia memburuk secara signifikan.

 

"Hal ini berdampak luas kepada komunitas startup teknologi global, termasuk kami di Ruangguru." ucapnya.

 

Kendati demikian, Belva mengungkapkan, tim Ruangguru yang mengalami PHK merupakan talenta terbaik dan telah berkontribusi dalam bidang pendidikan kepada jutaan pelajar.

 

"Kami mengerti banyak perasaan marah, sedih, dan kecewa atas hal ini maupun terhadap kami secara personal, dan untuk hal tersebut, kami terima dan kami meminta maaf," tukasnya.

 

 

 

  

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait