#Amerika#Badai

Badai Musim Dingin Ekstrem Landa Amerika

Badai Musim Dingin Ekstrem Landa Amerika
Pemandangan musim dingin di Nashville, Tennessee. Brett Carlsen/Getty Images/AFP


Texas (Lampost.co) -- Badai musim dingin dahsyat yang belum pernah terjadi sebelumnya mencengkeram sebagian besar Amerika Serikat, Senin, 15 Februari 2021. Badai membawa salju dan es ke negara bagian selatan Texas dan suhu yang sangat rendah di sepanjang pantai.

Gubernur Texas Greg Abbott menyatakan keadaan darurat untuk negara bagian tersebut dan Badan Cuaca Nasional/National Weather Service (NWS) mengatakan, lebih dari 150 juta orang Amerika berada di bawah peringatan badai musim dingin.

NWS menggambarkan kondisi itu sebagai cuaca musim dingin berbahaya yang belum pernah terjadi sebelumnya dan suhu yang dingin akan mencetak rekor terendah.

"Saya mendesak semua warga Texas untuk tetap waspada terhadap cuaca yang sangat buruk," kata Abbott, dalam sebuah pernyataan.

Menurut badan energi nasional, lebih dari 2,6 juta orang di Texas tidak mendapat pasokan listrik. Sementara suhu di Houston turun hingga 16 derajat Fahrenheit (minus sembilan Celsius). Presiden Joe Biden mengeluarkan deklarasi keadaan darurat untuk Texas pada Minggu atau Senin (WIB) dan menginstruksikan bantuan federal untuk melengkapi upaya bantuan negara.

NWS mengatakan udara dingin di Kutub Utara memicu anjloknya suhu yang diperkirakan akan mencapai titik terendah di sebagian besar negara itu.

Sebagian besar wilayah Amerika Serikat telah membeku di bawah suhu dingin selama berhari-hari. Sekitar setengah dari semua populasi di negara itu sekarang berada di bawah semacam peringatan cuaca musim dingin. Suhu anjlok di seluruh negeri, dengan hanya sebagian dari tenggara dan barat daya yang tak terdampak.

Cuaca dingin telah menyebabkan hujan salju lebat dan badai es yang menyebabkan lonjakan permintaan listrik dan pemadaman listrik. Jalan yang diselimuti salju menyebabkan beberapa kecelakaan, termasuk penumpukan 100 mobil di Interstate 35 dekat Fort Worth, Texas, pekan lalu, yang menewaskan sedikitnya enam orang.

"Lebih dari 150 juta orang Amerika saat ini berada di bawah peringatan badai musim dingin, peringatan badai es, pengawasan badai musim dingin, atau peringatan cuaca musim dingin karena cuaca buruk yang berdampak terus berlanjut di sepanjang pantai, " kata NWS.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait