Koronaviruscoronahoakspemudik

Awas, Hoaks Imbauan Gubernur Soal Perantau dan Penutupan Bakauheni

Awas, Hoaks Imbauan Gubernur Soal Perantau dan Penutupan Bakauheni
Informasi Hoaks mengatasnamakan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Masyarakat diminta untuk waspada mengenai informasi menyesatkan atau berita bohong (hoaks) yang beredar di masyarakat melalui media sosial yang mengatas namakan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengenai imbauan terkait jangan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.


Informasi yang benar adalah Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan imbauan mengenai "Jangan Pulang Dulu" yang isi imbauan tersebut yakni Tabik Pun. Segalow Ulun Lampung sai wat di perantauan di kedow gawoh, dang balik pai sementarow ejow. Seunyini Ulun Lampung sai wat di perantauan dipapun juga, dangkung mulang mit pekon sementara hinji.

Seluruh warga Lampung yang ada di perantauan di manapun berada, jangan pulang dulu sementara ini. Tahan dulu sampai kondisi memungkinkan. Kasihan dengan keluarga, dan warga Lampung yang ada di Lampung, juga untuk warga Lampung yang ada di Lampung, tunda dulu pergi keluar kota atau pergi keluar Lampung. Pemerintah butuh dukungan dari semua masyarakat untuk mengatasi wabah Covid-19 ini. Mohon untuk didoakan.

Sementara itu ada oknum yang tidak bertanggung jawab telah mengubah imbauan tersebut yang berisikan sebagai berikut: Tabik Pun. Kami atas nama keluarga besar Lampung menerima dengan bahagia keluarga kami yang saat ini masih ada diperantauan. Dengan syarat,mengikuti prosedur ditiap pos-pos pengawasan BPBN di Lampung.

Dengan ini kami memberi waktu kepada keluarga besar kami yang masih diperantauan hingga Hari Kamis, Tanggal 7 April 2020. Kami menutup akses masuk gerbang Bakauheni dan akan membuka kembali pada hari Jumat tanggal 29 Mei 2020.

"Berita tersebut hoaks, kami mengimbau masyarakat selektif dalam mendapatkan informasi dari sumber terpercaya. Selalu ikuti petunjuk dan aturan dari pemerintah, jangan dari sumber atau orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan situasi saat ini," kata Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Kominfotek) Provinsi Lampung, A. Chrisna Putra, Sabtu, 4 April 2020.

Sementara itu menanggapi penutupan akses masuk di Pelabuhan Bakauheni mulai Jumat, 7 April 2020- 29 Mei 2020, Humas PT ASDP cabang Bakauheni Saifulahil Maslul Harahap, menegaskan informasi yang beredar di tengah masyarakat itu palsu atau hoaks.

Menurutnya, tidak ada penutupan pelayanan penyeberangan di pelabuhan Bakauheni maupun Merak. Sampai saat ini, ujarnya, belum ada surat edaran terkait penutupan operasional penyeberangan di Bakauheni.

"Yang ada pengetatan arus penumpang dan kendaraan untuk mencegah penyebaran Covid-19," ujar Saiful singkat.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait