#Narkoba#Lamteng#Lapas

Separuh Penghuni Lapas Gunungsugih Terjerat Kasus Narkoba 

Separuh Penghuni Lapas Gunungsugih Terjerat Kasus Narkoba 
Lapas Gunung sugih menjadi tempat penyalahgunaan narkoba, karena hampir separuh penghuninya terlibat penyalahgunaan narkoba. (Foto:Lampost/Wahyu)


Gunungsugih (Lampost.co)--Lebih dari separuh penghuni Lapas Gunungsugih terjerat kasus penyalahgunaan narkotika. Dari 608 penghuni, sebanyak 56 persen terjerat narkoba. Dan dari keseluruhan jumlah kasus narkoba, sebanyak 114 orang adalah pengguna, sisanya pengedar. 

Hal ini disampaikan Kalapas Gunungsugih, Denial, di depan Kepala BNN Lampung Brigpol Edi Swasono yang berkunjung ke Lapas, Rabu, 13 Oktober 2021. Kalapas menambahkan lapas Gunungsugih sudah over kapasitas. 

Kepala Badan Narkotika Lampung Brigjen Edi Swasono mengaku terkejut mengetahui bahwa 56% penghuni Lapas Gunungsugih terjerat kasus narkoba. 

"Lampung Tengah perlu perhatian khusus, ini akan menjadi atensi kami ke Pemerintah Daerah," ujarnya. 

Berita Terkait:

Kerugian Pengguna Narkoba Lamteng Ditaksir Capai Rp11,5 Miliar Sebulan

Kepada warga binaan, Brigjen Edi Swasono memberikan pengarahan agar tak lagi bermasalah dengan narkoba, setelah bebas. Bahkan ia meminta para napi narkoba menjadi duta-duta yang mengampanyekan antinarkoba. 

"Saya tekankan lagi, untuk warga binaan, tidak ada gunanya kalian memakai narkoba. Cukup sekali ini saja. Mari kita sama-sama melawan narkoba," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait