#liburpanjang#pelabuhan#beritalamsel

ASDP Siapkan 59 Kapal Menghadapi Libur Panjang, Arus Penumpang Diprediksi Turun 25%

( kata)
ASDP Siapkan 59 Kapal Menghadapi Libur Panjang, Arus Penumpang Diprediksi Turun 25%
Foto: Dok


Kalianda (Lampost.co): PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan arus penyeberangan lintas Bakauheni-Merak turun sekitar 20-25 persen pada libur panjang cuti bersama hari Maulid Nabi Muhammad SAW pada pekan depan, Kamis, 29 Oktober 2020. Meski demikian, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan 59 unit kapal feri di lintasan terpadat di Indonesia tersebut. 

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengungkapkan trafik kendaraan yang akan melintasi Pelabuhan Merak-Bakauheni pada cuti bersama peringatan hari Maulid Nabi Muhamad SAW pada pekan depan, diperkirakan akan turun 22 persen seiring dengan berkurangnya aktivitas dan mobilitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19. 

Meski turun, Ira memprediksi produksi rata-rata harian pada libur panjang Maulid Nabi Muhamad SAW pekan depan mencapai 5.190 unit kendaraan campuran per hari. 

Sedangkan saat puncak arus keberangkatan dari Merak pada H-1, Rabu (28, Oktober 2020) diperkirakan mencapai 9.570 unit kendaraan, dan puncak arus balik dari Bakauheni pada H+2 dan H+3,  Sabtu-Minggu (31 Oktober - 1 November) sebanyak 8.360 unit kendaraan campuran. 

"Untuk hadapi itu, kami menyiapkan kapasitas terpasang kapal yang memadai, rata-rata sebanyak 18.700 unit kendaraan campuran per harinya dengan total kapal 59 unit siap operasi di lintasan Merak-Bakauheni," kata Ira melalui keterangan tertulis kepada Lampost.co, Minggu, 25 Oktober 2020.

Ira memastikan pelayanan dan fasilitas di pelabuhan maupun kapal penyeberangan dalam kondisi baik dan siap beroperasi demi meningkatkan experience pengguna jasa mulai dari sisi pelayanan e-ticketing, pelayanan di pelabuhan, hingga di kapal. 

ASDP juga secara konsisten dan berkelanjutan menerapkan protokol kesehatan secara ketat di pelabuhan dan kapal mulai dari disinfeksi kapal, imbauan menjaga jarak, serta mengingatkan pengguna jasa dan petugas untuk selalu menggunakan masker dan mencuci tangan. Selain itu,  semua fasilitas terkait pencegahan dan penanganan Covid-19 juga tersedia, seperti wastafel (tempat mencuci tangan), spot hand sanitizer dan markah physical distancing (jaga jarak) di jalur kursi penumpang. 

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait