#liburpanjang#bandararadenintenii#beritalampung

Arus Penumpang di Bandara Raden Inten II Meningkat 9,85 Persen

( kata)
Arus Penumpang di Bandara Raden Inten II Meningkat 9,85 Persen
Bandara Radin Inten II Lampung. Dok./Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co): Bandara Radin Inten II Lampung telah mendata sepanjang Oktober 2020 telah melayani jumlah pesawat sebanyak 347 penerbangan atau meningkat sebesar 1,17 % dari September 2020. Semetara jumlah penumpang yang telah dilayani sepanjang Oktober 2020 adalah sebanyak 28.852 orang atau meningkat sebesar 9,85% dibandingkan jumlah penumpang pada periode yang sama di bulan sebelumnya.

"Jumlah pergerakan tertinggi penumpang diprediksi akan terjadi pada hari ini (Kamis, 29 Oktober 2020), dimana berdasarkan data penumpang yang masuk sementara hingga pukul 15.00 WIB, jumlah penumpang yang telah dilayani adalah sebanyak 1.386 orang," kata EGM Bandara Radin Inten II Lampung, M Hendra Irawan, Kamis, 29 Oktober 2020.

Adapun selama masa libur panjang, kata dia, jumlah penumpang tertinggi yang telah terjadi adalah pada hari Jumat, 23 Oktober 2020 yaitu sebanyak 1.409 penumpang atau mengalami peningkatan sebesar 31.8% dari pergerakan hari biasanya pada masa pandemi.

Dia mengatakan dalam rangka mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang yang memanfaatkan masa libur panjang hari Maulid Nabi Muhammad SAW 2020, Bandara Radin Inten II Lampung melakukan berbagai langkah peningkatan pengawasan keamanan bandara, pengendalian protokol kesehatan aman Covid-19 serta pemastian keselamatan operasional penerbangan.

Baca juga: Hadapi Libur Panjang, Bandara Raden Inten II Perketat Protokol Kesehatan

"Sesuai arahan dari regulator dan perusahaan pihaknya melakukan berbagai langkah kesiagaan operasional diantaranya mengutamakan keamanan dan keselamatan penerbangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan tetap memperhatikan Operasional Transportasi Udara Dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman dari Covid-19 sesuai dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor: SE 13 Tahun 2020," kata dia.

Kemudian, pihaknya memastikan penerapan protokol kesehatan, bio safety, dan bio security diterapkan dengan baik, memastikan sarana dan prasarana fasilitas pelayanan baik di sisi udara, sisi darat, dan gedung terminal dalam kondisi baik guna mencegah terjadinya gangguan pelayanan operasi penerbangan hingga bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk menghadapi antisipasi lonjakan penumpang yang ada di Bandara.

"Dalam upaya memastikan keamanan penerbangan, pihaknya melakukan random check terhadap kendaraan yang akan masuk bandara berkolaborasi dengan BKO TNI-AU dan Polda Lampung," katanya. 

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait