koronaviruscoronabakauheni

Arus Kendaraan Pribadi di Bakauheni Naik 80 Persen

( kata)
Arus Kendaraan Pribadi di Bakauheni Naik 80 Persen
Arus penyeberangan kendaraan roda empat penumpang naik signifikan sejak memasuki masa adaptasi kenormalan baru, Senin, 15 Juni 2020. Aan Kridolaksono

KALIANDA (Lampost.co) -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Bakauheni mencatat terjadi kenaikan signifikan kendaraan roda empat penumpang, dan sepeda motor dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak sejak memasuki masa adaptasi kenormalan baru atau new normal pada 7 Juni 2020.

General Manajer PT ASDP cabang Bakauheni Capt. Solikin, melalui Humas PT ASDP cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap menjelaskan, penyeberangan dari Bakauheni menuju Pelabuhan Merak mengalami peningkatan arus kendaraan dan penumpang setelah memasuki masa adaptasi kenormalan baru pada Minggu, 7 Juni 2020.

Menurut Saiful, berdasarkan data produksi sebelum berakhirnya larangan mudik 7 Juni lalu, rata-rata sebanyak 3.000 -3.500 unit kendaraan menyeberang ke Merak. Namun setelah berakhirnya larangan mudik, kendaraan yang menyeberang ke Merak mencapai 5.000- 6.000 unit per hari. 

"Saat mulai adaptasi kenormalan baru lintasan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak naik 80 persen dibandingkan saat masa pelarangan mudik," kata Saful kepada lampost.co, Senin, 15 Juni 2020.

Peningkatan arus penyeberangan untuk kendaraan, imbuhnya, terjadi pada kendaraan roda empat penumpang dan sepeda motor. Dimana saat ada larangan mudik, jumlah kendaraan pribadi yang menyeberang ke Merak sekitar 500-700 unit perhari, namun saat ini mencapai 1.000-1.300 unit perhari. 

Sedangkan sepeda motor kisaran 150-400 unit per hari, namun sejak memasuki kenormalan baru rata rata 500-800 unit per hari. 

"Sementara arus penyeberangan truk angkutan barang dan logistik relatif stabil rata rata 1.600-2.000 unit per hari,"  jelas Saiful. 

Meski telah memasuki masa kenormalan baru, ujar Saiful, ASDP tetap mengutamakan aspek kesehatan namun tanpa mengesampingkan aspek ekonomi untuk memutus penyebaran Covid-19. Diharapkan kedua aspek di masa kenormalan baru bisa  berjalan beriringan ditengah pandemi Covid 19.

"ASDP menargetkan layanan penyeberangan berjalan normal, lancar, aman dan nyaman dengan didukung kesadaran penuh seluruh stakeholder, terutama pengguna jasa dengan menerapkan protokol kesehatan pada masa kenormalan baru ini," tambahnya.

 

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar