#bhc#bakauheni#lampungselatan

Arinal Siap Gelar Peletakan Batu Pertama di Bakauheni Harbour City

Arinal Siap Gelar Peletakan Batu Pertama di Bakauheni Harbour City
Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto saat diwawancarai jurnalis di kantor gubernur Lampung, Senin, 25 Oktober 2021. (Lampost.co/Atika Oktaria)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi siap menggelar peletakan batu pertama (ground breaking) Kawasan Terintegrasi Bakauheni Harbour City pada 27 Oktober 2021.

"Ground breaking Kawasan Terintegrasi Bakauheni Harbour City akan dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo dan Jajaran Direksi BUMN dan pemerintah Provinsi Lampung," kata Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, di kantor gubernur Lampung, Senin, 25 Oktober 2021.

Adapun tahapan awalnya pembangunan secara simbolis dilakukan peletakan batu pertama akan dibangun masjid, pusat UMKM, dan revitalisasi menara siger.

"Untuk anggaran tiga bangunan ini didukung oleh Bank Himbara berupa kegiatan CSR. Jadi, Bank Himbara lakukan pembiayaan ketiga pekerjaan itu, seperti revitalisasi menara siger, menaranya punya pemprov tapi tanahnya punya ASDP," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan nilai investasi Proyek Strategis Nasional Bakauheni Harbour City di Lampung Selatan mencapai Rp1 triliun.

"Untuk keseluruhan satu kawasan Bakauheni Harbour City nilai investasinya bisa mencapai Rp1 triliun," kata Erick Thohir beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pembangunan Bakauheni Harbour City Segera Dimulai

Ia mengatakan nilai investasi tersebut direncanakan untuk membangun sejumlah lokasi seperti Krakatau Park, Masjid Bakauheni sekaligus mercusuar, Museum Menara Siger, infrastruktur air bersih, Creative Hub sebagai sarana membuka lapangan pekerjaan dalam sektor industri dan ekonomi kreatif, serta objek wisata lainnya.

"Untuk tahap awal ini kami mencoba melakukan investasi awal sebesar Rp45 miliar, dimana nanti ada masjid berkapasitas 2.000 orang, yang juga bisa menjadi mercusuar," ujarnya.

Erick menjelaskan dalam dua tahun ini akan berfokus pada pembangunan pusat UMKM, Creative Hub, Krakatau Park, pembangunan infrastruktur dasar, dan air bersih.

"Kalau tahun 2023 rencananya untuk nilai awal investasi infrastruktur dasar mencapai Rp300 miliar, Krakatau Park akan dibangun pada pertengahan tahun depan sekitar Juli atau Agustus," ucapnya.

Menurut Erick, Lampung memiliki potensi yang cukup banyak dan dengan adanya jalan tol dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah ini.

"Kami melihat potensi Bakauheni Harbour City dan mampu dikembangkan sebagai tempat tujuan wisata. Karena sebelum covid-19 kondisi kepariwisataan sebanyak 78 persen adalah wisatawan lokal dan 20 persen lainnya wisatawan asing," katanya.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait